Jakarta | Acehtraffic.com - Sekitar
20 warga Pulau Padang yang telah 57 hari tinggal di tenda depan Gedung DPR/MPR,
Senin, 6 Februari 2012 menerobos pagar Kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta.
Mereka bersikeras hendak menemui Menhut Zulkifli Hasan untuk mengeluarkan Pulau
Padang dari areal konsesi hutan tanaman industri PT Riau Andalan Pulp and
Paper.
Aksi terobos ini dipicu oleh
sikap Menhut Zulkifli Hasan yang bersikeras meneruskan HTI Pulau Padang berdasarkan
hasil temuan rekomendasi tim mediaso yang dibentuknya. Sementara menurut
masyarakat yang memiliki kopian hasil tim mediasi, isi rekomendasi tim itu
adalah mengeluarkan Pulau Padang dari HTI.
Mereka melompati pagar dengan
mudah melewati aparat polisi dan satpam yang hanya terdiam menyaksikan aksi
ini. Kini mereka sedang membangun tenda untuk menginap di halaman gedung utama
Manggala Wanabhakti, tempat parkir mobil menteri dan VIP.
Binbin Firman Tresnadi, pendamping
aksi dari Serikat Tani Nasional mengatakan, "Kami mendesak Menhut agar
Kemhut merevisi SK327/2009 dengan mengeluarkan Pulau Padang dari HTI," ucapnya.
| AT | EE |


0 komentar:
Posting Komentar