Banda Aceh | Acehtraffic.com - Penjabat Gubernur Aceh, Tarmizi Karim, menegaskan dirinya tidak akan pernah memberi toleransi kepada para birokrat yang tidak menjaga netralitas dalam pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah di Aceh.
Disebutkan Tarmizi, para kepala daerah saat ini, termasuk penjabat kepala daerah hendaknya terus menciptakan suasana nyaman bagi warga dalam menghadapi hari pemilihan.
"Pemilihan kepala daerah adalah langkah untuk melanjutkan pembangunan. Apa gunanya pilkada jika proses pembangunan terhenti, dan saya tidak akan pernah bisa memberi toleransi kepada para kepala daerah jika ketahuan ada yang mencoba berpihak atau tidak netral," tegasnya, dalam rapat pertemuan muspida plus dengan DPR Aceh serta Komisi A DPRA, Selasa 21 Februari 2012 kemarin.
Tarmizi Karim juga menegaskan kepada pemerintah setingkat kecamatan di seluruh Aceh untuk bisa menyerukan pilkada damai di kalangan masyarakat.
"Pemilihan kepala daerah adalah langkah untuk melanjutkan pembangunan. Apa gunanya pilkada jika proses pembangunan terhenti, dan saya tidak akan pernah bisa memberi toleransi kepada para kepala daerah jika ketahuan ada yang mencoba berpihak atau tidak netral," tegasnya, dalam rapat pertemuan muspida plus dengan DPR Aceh serta Komisi A DPRA, Selasa 21 Februari 2012 kemarin.
Tarmizi Karim juga menegaskan kepada pemerintah setingkat kecamatan di seluruh Aceh untuk bisa menyerukan pilkada damai di kalangan masyarakat.
"Sesuai dengan saran dari pihak DPRA, maka setiap elemen kecamatan dan desa bisa kita berdayakan untuk kampanye pilkada damai, dengan ini kita akan bisa menyukseskan pilkada damai," ujar Tarmizi.
Selain membahas langkah-langkah untuk melancarkan pelaksanaan pilkada Aceh, dalam pertemuan yang dihadiri Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda, pertemuan ini juga membahas kondisi keamanan menjelang pemilihan kepala daerah yang dijadwalkan digelar pada 9 April 2012.
Kapolda Aceh, Irjen Iskandar Hasan menyatakan kesiapan polisi dan TNI dalam mengamankan jalannya pilkada. Menurut Iskandar Hasan, pihaknya telah mengadakan serangkaian simulasi pengamanan pilkada, termasuk pengamanan di tempat pemungutan suara.
Selain membahas langkah-langkah untuk melancarkan pelaksanaan pilkada Aceh, dalam pertemuan yang dihadiri Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda, pertemuan ini juga membahas kondisi keamanan menjelang pemilihan kepala daerah yang dijadwalkan digelar pada 9 April 2012.
Kapolda Aceh, Irjen Iskandar Hasan menyatakan kesiapan polisi dan TNI dalam mengamankan jalannya pilkada. Menurut Iskandar Hasan, pihaknya telah mengadakan serangkaian simulasi pengamanan pilkada, termasuk pengamanan di tempat pemungutan suara.
"Kami juga melakukan siap kamtibmas. Di sini kami akan membasmi tindak kejahatan, terutama kejahatan kadar tinggi, yaitu senjata api," kata Hasan. | Serambi


0 komentar:
Posting Komentar