Langsa | Acehtraffic.com– Ribuan kepala KK warga kota Langsa kalang kabut dalam tiga hari terakhir, pasalnya PDAM yang mereka jadikan sebagai sumber air utama berhenti distribusi.
Kondisi itu memaksakan warga Kota itu membeli air jerigen dan numpang mandi kerumah tetangga yang memiliki sumur tanah. Jum’at, 24 Februari 2012.
“ Sangat capek kalo kondisi begini, jangan kan untuk nyuci, mandi pun tidak cukup, ini baru tiga hari,” Ujar Ani seorang Ibu rumah tangga
Seorang warga lain juga mengungkapkan walaupun sudah tiga hari macetnya distribusi air dari PDAM, namun para pelanggan tidak mendapatkan pemberitahuan apapun dari pihak pengelola PDAM. Tentang penyebab dan kenapa distribusi air macet.
“ Pokoknya sudah tiga hari ngak keluar air di kran, ya sudah kami terpaksa, mengambil alternative sendiri,” Ujar Zainal warga Matang Seulimeng.
Sebagaimana kita ketahui sebenarnya sebuah perusahaan yang mengurusi kebutuhan hajat hidup masyarakat banyak harus memberitahukan kepada pelanggan jika terjadi sesuatu terkait dengan pelayanan. Mendiami tanpa memberitahukan adalah bentuk pelayanan yang kurang baik.
Sementara itu, petugas PDAM Kota Langsa Ade Putra mengakui bahwa sudah tiga hari air bersih yang dikonsumsi warga mati karena kebocoran pipa bak penampung air di desa Kemuning.
“ Sangat capek kalo kondisi begini, jangan kan untuk nyuci, mandi pun tidak cukup, ini baru tiga hari,” Ujar Ani seorang Ibu rumah tangga
Seorang warga lain juga mengungkapkan walaupun sudah tiga hari macetnya distribusi air dari PDAM, namun para pelanggan tidak mendapatkan pemberitahuan apapun dari pihak pengelola PDAM. Tentang penyebab dan kenapa distribusi air macet.
“ Pokoknya sudah tiga hari ngak keluar air di kran, ya sudah kami terpaksa, mengambil alternative sendiri,” Ujar Zainal warga Matang Seulimeng.
Sebagaimana kita ketahui sebenarnya sebuah perusahaan yang mengurusi kebutuhan hajat hidup masyarakat banyak harus memberitahukan kepada pelanggan jika terjadi sesuatu terkait dengan pelayanan. Mendiami tanpa memberitahukan adalah bentuk pelayanan yang kurang baik.
Sementara itu, petugas PDAM Kota Langsa Ade Putra mengakui bahwa sudah tiga hari air bersih yang dikonsumsi warga mati karena kebocoran pipa bak penampung air di desa Kemuning.
“Petugas PDAM sedang memperbaiki kebocoran itu akan tetapi ada kendala disaat perbaikan listrik sering padam, maka pengerjaan agak lama dan mudah-mudahan akan selesai hari ini. sehingga semua warga bisa menikmati air bersih lagi,”Ujarnya. | AT | TAF |

0 komentar:
Posting Komentar