News Update :

PA Pecah, 15 Panglima GAM Yang Dipecat Bentuk Parlok Baru

Jumat, 17 Februari 2012



Banda Aceh | Acehtraffic.com - Mantan kombatan dan 15 panglima wilayah eks Gerakan Aceh Merdeka [GAM] berencana membuat partai politik lokal baru sebagai upaya mengakomodasi aspirasi masyarakat di provinsi itu.

"Intinya keputusan hari ini kita sepakat untuk membuat satu wadah partai lokal. Target kita membentuk misi Aceh ke depan sesuai MoU, dan kesejehteraan masyarakat secara demokratif yang diperlukan masyarakat Aceh sekarang," kata salah seorang mantan petinggi kombatan GAM Sofyan Dawod di Banda Aceh, Kamis 16 Februari 2012.

Sofyan menjelaskan, partai itu sudah direncanakan enam tahun lalu. Harapan mereka dulunya Partai Aceh (PA) bisa mengakomudir semua aspirasi mereka menyangkut demokrasi, ternyata tidak seperti yang mereka inginkan. “Kami kira selama ini Partai Aceh ibarat perahu yang bocor,” tukas Sofyan Dawood.

Militer GAM yang berbasic pendidikan ini juga mengatakan “Partai ini tidak ada membuka peluang untuk pembelot PA, kita buat partai untuk masayarakat Aceh dan eks kombatan,” sambung Sofyan panjang lebar

Hal itu disampaikan seusai rapat konsolidasi mantan panglima wilayah beserta eks TNA [kombatan GAM] yang digelar di sebuah hotel di kawasan Jalan T Panglima Nyak Makam Lampineueng Kota Banda Aceh.

Rapat konsolidasi ratusan mantan kombatan dan panglima wilayah eks GAM itu juga dihadiri calon gubernur Aceh, 15 Panglima Eks Gerakan Aceh Merdeka [GAM] di seluruh Aceh itu telah dipecat oleh Partai Aceh (PA) karena mendukung Irwandi. 

Ke -15 eks panglima GAM tersebut diantaranya: 1. Muharram Idris (Paglima Muda Aceh Rayek). 2. Ramadana (Panglima Bener meriah) 3. Ayah Merin (Sabang). 4. Alex / Baktiar (Mereuhom, Aceh Jaya). 5. Abrar Muda (Lhok, Tapak Tuan) 6. Nurdin (Singkil) 7. Win Kaka (Aceh Tenggara) 8. Panji (Gayo Lues) 9. Aman Begi (Aceh Tengah) 10. Almarhum Saiful Cage (Bireun) 11. Helmi (Tamiang) 12. Abu Sanusi (Pereulak, Aceh Timur). 13. Abu Yus (Meulaboh).
14. Abdul Rahman (Abdya). 15. Nurdin (Simeulu).
Dari 15 nama tersebut tiga nama terakhir sudah tanda tangan dukung Irwandi tetapi belot lagi ke barisan PA [pengikut setia Malek Mahmud dkk]. "Mereka pengkhianat," ujar Jubir Seramoe Pusat, Ligadinsyah, disela-sela rapat konsolidasi dukungan eks TNA untuk Irwandi di Hermes Palace Hotel itu.

Sementara eks panglima GAM wilayah Pidie, Sarjani dan Tgk Zulkarnaini [Tgk Ni] dari wilayah Pase, kata Ligadinsyah, kedua orang ini memang tidak mendukung dari awal."Mereka masih di barisan PA,"ucapnya.

Sofyan Dawod yang juga ketua tim pemenangan pasangan Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan menjelaskan, partai lokal yang akan dibentuk tersebut merupakan murni milik masyarakat dan di dalammya juga ada mantan kombatan yang saat ini merupakan bagian dari anggota Komite Peralihan Aceh (KPA).

"Jika dikatakan Partai Aceh (PA) pecah, itu iya, dan untuk perbaikan maka itu iya juga, yakni dengan membentuk partai lokal baru," katanya.

Sofyan Dawod yang juga mantan juru bicara GAM saat Aceh konflik itu mengatakan, partai lokal baru tersebut akan dibentuk dalam waktu dekat dan jika memungkinkan sebelum Pilkada 2012. Pilkada gubernur/wakil gubernur Aceh dan 17 pasangan wali kota/wakil wali kota serta bupati wakil bupati akan digelar serentak pada 9 April 2012.

Ia mengatakan, kehadiran partai lokal baru tersebut akan menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan pembangunan masyrakat provinsi paling ujung barat Indonesai itu ke arah lebih baik. Rapat konsolidasi yang dihadiri ratusan mantan kombatan GAM dari berbagai wilayah juga hadir 15 mantan panglima wilayah. | AT | Ssg |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016