Jakarta | Acehtraffic.com - Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo mengatakan langkah Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang mengadukan Metro TV ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tak masuk akal. "Apalagi jika dikaitkan dengan subjektivitas kepemilikan televisi," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 23 Februari 2012.
Ia mengatakan, Metro TV tetap bertindak profesional dan menjaga objektivitas berita meski dimiliki oleh tokoh politik. "Tidak ada kaitannya itu dengan pemberitaan," ujarnya.
Suryo juga membatah bahwa televisi yang dipimpinnya telah menyiarkan berita yang tidak berimbang. Menurut dia, Metro TV selalu berupaya untuk memberi ruang bagi kader Partai Demokrat untuk melakukan klarifikasi. Sejumlah kader Demokrat pernah diundang ke Metro TV. Mereka antara lain, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, dan Soetan Bhatoegana. "Jika Anas (Urbaningrum) mau, kami juga akan undang," ujarnya.
Ia mengatakan, Metro TV tetap bertindak profesional dan menjaga objektivitas berita meski dimiliki oleh tokoh politik. "Tidak ada kaitannya itu dengan pemberitaan," ujarnya.
Suryo juga membatah bahwa televisi yang dipimpinnya telah menyiarkan berita yang tidak berimbang. Menurut dia, Metro TV selalu berupaya untuk memberi ruang bagi kader Partai Demokrat untuk melakukan klarifikasi. Sejumlah kader Demokrat pernah diundang ke Metro TV. Mereka antara lain, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, dan Soetan Bhatoegana. "Jika Anas (Urbaningrum) mau, kami juga akan undang," ujarnya.
Ia mengatakan pemberitaan tentang Partai Demokrat selalu berdasar fakta. "Bukan opini yang diada-ada," ujarnya. "Kami menyiarkan fakta, dan tak pernah ada upaya untuk memojokkan Demokrat," ujar Suryo.
Ia berharap KPI bisa memberi keputusan yang bijak mengenai kasus ini. "Saya yakin KPI bisa dewasa dan melihat tuduhan ini tidak masuk akal," ujarnya.
Siang tadi, fungsionaris Demokrat, Ferry Juliantono, mendatangi KPI. Ia mengadukan Metro TV karena dianggap memproduksi berita yang tidak berimbang. Ferry menilai ketidakberimbangan berita itu muncul karena dipengaruhi oleh pemilik Metro TV, Surya Paloh, yang berafiliasi ke partai politik. Pengaduan serupa juga ditujukan ke TV One yang dimiliki oleh Aburizal Bakrie.| AT | TO |
Ia berharap KPI bisa memberi keputusan yang bijak mengenai kasus ini. "Saya yakin KPI bisa dewasa dan melihat tuduhan ini tidak masuk akal," ujarnya.
Siang tadi, fungsionaris Demokrat, Ferry Juliantono, mendatangi KPI. Ia mengadukan Metro TV karena dianggap memproduksi berita yang tidak berimbang. Ferry menilai ketidakberimbangan berita itu muncul karena dipengaruhi oleh pemilik Metro TV, Surya Paloh, yang berafiliasi ke partai politik. Pengaduan serupa juga ditujukan ke TV One yang dimiliki oleh Aburizal Bakrie.| AT | TO |


0 komentar:
Posting Komentar