
Banda Aceh | acehtraffic.com - Satu lagi film yang barangkali akan menghebohkan publik Aceh dalam waktu dekat. Kenapa tidak? Karena film yang bakal tayang perdana di bioskop pada 1 Maret 2012 ini rupanya menjadikan Kota Sabang sebagai lokasi syutingnya.
Memang, belum lama ini masyarakat Aceh baru saja dihebohkan oleh film Hafalan Shalat Delisa. Maklum, film yang diangkat dari novel karya Tere Liye itu hadir dengan latar belakang ceritanya tentang bencana alam Tsunami yang meluluhlantakkan Aceh pada 26 Desember 2004 silam.
Nah, kini giliran film produksi Indirama Films yang menjadikan keindahan alam Kota Sabang, Aceh sebagai latar belakang ceritanya. Yaitu film tersebut bertajuk Keumala.
“Awalnya pas kita main ke sini [Sabang], kok keren banget ya, kita harus buat sesuatu di pulau ini. Akhirnya terpikirlah untuk membuat film, semua tim produksi setuju bahwa pemandangan indah Sabang sangat berpotensi untuk dijadikan lokasi syuting film ini,” jelas Lina Limbong Riung selaku produser Keumala sebagaimana dilansir di 21cineplex.com.
Disebutkan, film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya dan Nadia Vega itu tidak hanya menjadikan Sabang sebagai lokasi pengambilan gambarnya. Di atas kapal milik Pelni, sepanjang perjalanan Tanjung Priok Belawan Medan pun dijadikan tempat syuting.
Selain keindahan alam Sabang dan penggunaan narasi untuk memperkuat cerita film. Film hasil garapan Andhy Pulung ini juga diklaim memiliki kisah yang sederhana tapi memiliki makna yang sangat dalam.
“Film ini berbeda dengan yang lainnya, karena akan ada narasi yang memperkuat cerita film. Adegan percintaannya pun nggak ada ciuman, benar-benar romance. Film ini menggambarkan cinta sejati, kedamaian, kebahagian, dan ketenangan. Dan satu lagi penggunaan bahasa sastra pun memperkaya dialog film,” tambah Ina.
Lebih lanjut, Ina menjelaskan bahwa pemilihan Aceh juga sebagai bentuk nasionalisme tim produksinya untuk mendukung pemerintah dengan memperkenalkan potensi pariwisata Sabang kepada masyarakat Indonesia.
“Kita ingin membuka mata masyarakat bahwa Aceh itu indah dan aman, tidak hanya hal negatif saja. Dengan film ini orang ingin lebih tahu tentang Aceh,” pungkas ibu dua anak itu. | AT | AK |

0 komentar:
Posting Komentar