
Damaskus | Acehtraffic.com - Konfrontasi pasukan keamanan Suriah dengan para perusuh terus berlanjut dan Rusia menyatakan kembali dukungannya terhadap pemerintahan Presiden Bashar Assad.
Lizzie Phelan, seorang jurnalis Inggris yang berada di Suriah, kepada Fars News, Selasa, 14 Februari 2012 menyatakan, "Operasi militer Suriah adalah dalam rangka melindungi rakyat di hadapan para perusuh yang sebagian besar berkonsentrasi di kota Homs."
"Peningkatan jumlah perusuh di kota Homs telah melebihi 2.000 orang yang menyebabkan perluasan jangkauan operasi militer Suriah khususnya di wilayah Baba Amr dan Bab al-Saba, demi menjaga keselamatan warga."
"Sejak dimulainya krisis Suriah yakni sekitar 11 bulan lalu, ribuan polisi, militer, pasukan keamanan, dan para pendukung pemerintah Suriah, dibunuh, diteror, diculik, dipenjara, dan disiksa oleh kelompok perusuh yang menamakan diri Pasukan Suriah Bebas. Fakta tersebut," tegas Phelan.
Di samping laporan dari tim pengawas Liga Arab yang menyinggung ancaman dari Pasukan Suriah Bebas, bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa para anggota kelompok perusuh itu adalah warga asing. Namun di sisi lain, Uni Eropa mereaksi operasi militer Suriah terhadap kelompok perusuh dengan mengancam memberlakukan sanksi lebih ketat terhadap Suriah. (*) | IRIB

0 komentar:
Posting Komentar