
Teheran | Acehtraffic.com - Sebuah laporan baru mengatakan, Iran berencana mengumumkan pengoperasian resmi pengayaan uranium di fasilitas nuklir Fordo ketika menginformasikan prestasi nuklir pekan lalu. Namun, pengumuman itu, bagaimanapun, tidak terjadi dan ditunda ke waktu yang lain, situs Mashregh Iran melaporkan pada Selasa (21/2).
"Fasilitas nuklir Fordo dalam situasi di mana peluncurannya akan segera diumumkan secara resmi," kata surat kabar itu. Para ahli percaya bahwa pengoperasian resmi fasilitas itu sebelum babak baru pembicaraan antara Iran dan kelompok 5+1, akan memiliki efek yang besar terhadap negosiasi.
Fasilitas nuklir Fordo, situs kedua Iran untuk memperkaya uranium, terletak di Provinsi Qom, 160 kilometer (100 mil) selatan Tehran. Fasilitas ini dapat memperkaya uranium sampai 20 persen dan jika diperlukan, juga dapat menghasilkan 3,5 persen dan bahkan empat persen uranium yang diperkaya.
Fordo dibangun di bawah gunung, sejalan dengan prinsip pertahanan pasif dan terlalu mahal bagi musuh untuk menghancurkan situs itu. Pada 21 Agustus 2011, Iran telah mulai mentransfer sentrifugal fasilitas nuklir Natanz ke situs Fordo.
Pada Rabu lalu, Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengumumkan prestasi terbaru negara di bidang nuklir dalam sebuah upacara di Teheran. Republik Islam telah memasang batang bahan bakar nuklir pertama ke jantung Reaktor Riset Teheran.
Laporan itu juga menambahkan bahwa 3.000 sentrifugal generasi baru akan dipasang di fasilitas nuklir Natanz, sehingga jumlah sentrifugal aktif akan menjadi 9.000 unit.
Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan beberapa sekutunya menuduh Iran mengejar tujuan militer dalam program nuklirnya dan menggunakan klaim itu untuk menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Iran dan mengancam negara dengan serangan militer.
Namun, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tidak pernah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa program nuklir sipil Teheran telah dialihkan ke arah produksi senjata nuklir. (*) | IRIB

0 komentar:
Posting Komentar