News Update :

Inggris Berikan Dana Perubahan Iklim 80 Juta Dollar AS Kepada Indonesia

Kamis, 16 Februari 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Pemerintah Inggris memberikan bantuan teknis dan finansial dalam berbagai inisiatif senilai 80 juta dolar AS untuk membantu Indonesia dalam mengantisipasi perubahan iklim.

"Ini merupakan bagian dari kerja sama bilateral dalam isu kehutanan untuk menurunkan emisi karbon. Pemerintah Inggris memberikan bantuan teknis senilai 80 juta dolar AS yang akan diberikan selama empat tahun," ujar Menteri Pembangunan Internasional Inggris Andrew Mitchell dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu.

Menteri Pembangunan Internasional Inggris Andrew Mitchell bertemu Menko Perekonomian Hatta Rajasa untuk mendiskusikan berbagai isu tentang perubahan iklim dan perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif antara Inggris dan Indonesia.

Andrew menjelaskan angka investasi serta nilai perdagangan antarkedua negara meningkat 44 persen pada tahun lalu dan situasi ini menunjukkan perkembangan yang positif bagi kelanjutan kerja sama ekonomi Inggris-Indonesia.

"Apalagi kedua negara sama-sama mencatatkan pertumbuhan positif tahun lalu dan ini merupakan kabar bagus bagi kedua negara," katanya.

Sementara Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan sangat penting bagi kedua negara untuk memelihara hubungan bilateral dalam konteks kemitraan global maupun sebagai sesama anggota G20.

"Inggris merupakan partner dan sahabat Indonesia, walaupun kondisi perekonomian di Eropa tidak begitu baik, namun kerja sama bilateral harus terus ditingkatkan," ujarnya.

Hatta menyampaikan apresiasi atas bantuan teknis yang diberikan pemerintah Inggris untuk memberikan perlindungan terhadap hutan serta memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

"Kami telah bersepakat mengenai pentingnya respons dan kepempimpinan yang kuat untuk berbagi kepedulian pada perjanjian global untuk mengurangi emisi dalam upaya untuk mengurangi perubahan iklim," ujarnya.

Menteri Pembangunan Internasional Inggris Andrew Mitchell melakukan kunjungan ke Indonesia selama tiga hari, mulai 13 hingga 16 Februari 2012 untuk meningkatkan kemitraan bilateral dalam sektor kehutanan serta perubahan iklim.

Andrew mengunjungi Kalimantan Timur untuk melihat dan mempelajari ancaman-ancaman kerusakan hutan di Indonesia serta mengunjungi salah satu produsen kayu pertama dengan sertifikasi hukum di bawah program yang didukung pemerintah Inggris.

Dia juga bertemu dengan para pemangku kepentingan lokal untuk bertukar pandangan serta menggarisbawahi komitmen pemerintah Inggris untuk bekerja sama dengan mitra Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim dan kerusakan hutan. (*) | Antara
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016