
Jerusalem | acehtraffic.com - Pejabat Hubungan Luar Negeri Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas), Osama Hamdan menekankan bahwa Hamas tidak akan meletakkan senjata dan tidak akan mengakui rezim Zionis Israel.
Fars News (28/2) melaporkan, melalui laman pribadi Facebooknya menulis, "Rekonsiliasi tidak memberikan hak kepada Abu Mazen [Mahmoud Abbas] untuk berunding dengan Israel dan Abbas harus memahami hal ini."
Dikatakannya, "Hamas menolak meletakkan senjata dan hanya mengandalkan proses diplomatik dengan rezim Zionis Israel."
Hamdan menjelaskan, "Pemilu tidak akan pernah mendorong Hamas berjabat tangan dengan Zionis dan Israel tidak akan mungkin dapat menemukan satu anggota Hamas yang mengakui Tel Aviv."
Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani oleh Pemimpin Otorita Ramallah Mahmoud Abbas dan Ketua Biro Politik Hamas, Khaled Meshal, di Doha, Qatar, disetujui jabatan Perdana Menteri untuk Abbas pada pemerintahan interim. Tugas pemerintahan tersebut adalah mempersiapkan pelaksanaan pemilu parlemen dan pemilu pemimpin pemerintah Palestina serta rekonstruksi Jalur Gaza. (*) | IRIB

0 komentar:
Posting Komentar