Jakarta | Acehtraffic.com - Gubernur
Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, ekonomi Indonesia punya kelebihan
dibandingkan negara berkembang lainnya. Kelebihan itu terletak baik di sisi
fiskal maupun moneter. "Indonesia punya beberapa kelebihan dibanding
negara-negara lain walaupun kekurangan juga ada. Salah satu kelebihannya di
antara negara emerging [berkembang] adalah kita punya ruang untuk melakukan
langkah-langkah counter cyclical baik di moneter maupun di fiskal," sebut
Darmin, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 10 Februari 2012.
Ia menuturkan, pada sisi fiskal,
defisit anggaran negara masih kecil. Jika mau dibesarkan porsi defisitnya
sedikit untuk memberikan insentif kepada perekonomian masih bisa. Sementara
itu, di sisi moneter, suku bunga acuan [5,75 persen] dikurangi angka inflasi [3,65
persen] masih positif. "Di semua negara di sekitar kita itu sudah negatif.
Kalau dia masih positif itu berarti ruang kebijakan moneter untuk counter
cyclical itu ada [atau] kita miliki," tambah Darmin.
Selain itu, rasio kredit terhadap
produk domestik bruto Indonesia pun paling rendah di kawasan ASEAN. Kondisi ini
juga memberikan ruang agar pemerintah bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lebih
tinggi lagi dari yang sekarang sebesar 6,5 persen. "Mungkin tidak perlu
banyak [peningkatannya], tapi paling tidak kita ada dalam tren pertumbuhan. [Sehingga]
kita kemudian tidak meninggalkan tren pertumbuhan yang sudah relatif baik dalam
tahun-tahun terakhir. Jadi, itulah sebabnya kemudian kita mengambil sejumlah
langkah dalam kebijakan moneter," pungkas Darmin. | AT | KP |
Sumber : kompas.com


0 komentar:
Posting Komentar