
Sentani | Acehtraffic.com - Sembilan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] kabupaten Jayapura tidak mengikuti sidang penutupan RAPB tahun 2012. Ketidak hadiran ke 9 anggota DPRD ini mempunyai alasan yang kuat.
Seperti Ketua Fraksi Golkar, Nurdin Faisal DPRD Gunung Merah Sentani, menurutnya eksekutif terkesan mendesak agar dewan segera menjatuhkan palu penutupan sidang RAPBD 2012, sementara dewan sendiri tidak melihat dokumen RAPBD 2012 itu seperti apa isinya.
‘’Perlu kami luruskan dan jelaskan bahwa kami tidak hadir dalam penutupan sidang. Karena sampai mau penutupan sidang eksekutif tidak menyediakan dokumen RAPB 2012. Kita mau tahu dokumen RAPBD itu seperti apa, apakah berpihak ke rakyat atau tidak,” Ungkap Ketua Fraksi Golkar, Jumat 10 Februari 2012 kemarin.
Hal senada juga di lontarkan Ketua Komisi A DPRD kabupaten Jayapura Saharudin. "aneh eksekutif mendesak dewan melakukan penutupan sidang tanpa menyerahkan materi dokumen RAPD 2012". katanya
Pihaknya juga mempertanyakan alokasi untuk kepentingan publik lebih minim, “percuma saja kita hearing dengan SKPK selama ini,” tukasnya.
Sehingga tidak salah sembilan anggota dewan boikot sidang penutupan RAPBD 2012. Meski demikian, sidang yang sempat molor itu, karena terjadi kata sepakat sidangpun dilanjutkan sekitar pukul 18.00 menjelang malam. | AT | PP |

0 komentar:
Posting Komentar