Jakarta | Acehtraffic.com - Dewan
Pers akan mendeklarasikan pelaksanaan sertifikasi bagi wartawan pada puncak
peringatan Hari Pers Nasional 2012 di Jambi pekan depan.
Penanggung jawab penyelenggaraan
Hari Pers Nasional yang juga Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia [PWI]
Margiono dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin, mengatakan
deklarasi sertifikasi wartawan tersebut merupakan salah satu bagian dalam
rangkaian acara Peringatan Hari Pers Nasional 2012.
"Nanti dewan pers akan
umumkan dan mendeklarisakan sertifikasinya wartawan. Sertifikasi ini dilakukan
melalui uji kompetensi dewan pers," kata Margiono. Menurutnya, hingga saat
ini ada 1.000 wartawan yang telah melalui sertifikasi tersebut dan diharapkan
jumlahnya terus meningkat.
Upaya untuk menetapkan
standarisasi kemampuan profesi melalui sertifikasi wartawan ini merupakan
bagian dari empat kesepakatan yang dibuat pada 2010 antara Dewan Pers dengan
kalangan organisasi pers untuk mendorong peningkatan kualitas, kesejahteraan
dan perlindungan bagi wartawan.
Keempat hal yang akan diatur
terkait profesi wartawan adalah peraturan tentang perusahaan pers, kompetensi
wartawan, kode etik dan kesejahteraan serta perlindungan wartawan.
Hal yang telah berjalan adalah
kode etik dan disusul dengan deklarasi kompetensi wartawan. Mengenai
kesejahteraan dan perlindungan wartawan akan dilakukan pada 2013 demikian juga
mengenai peraturan perusahaan pers.
"Tahun depan sudah akan
berlaku standar penerbitan pers dan standar kesejahteraan dan perlindungan
wartawan, tinggal akan diberlakukan, diharapkan tahun depan 2013 akan
berlaku," katanya.
Sementara itu Ketua Dewan Pers
Bagir Manan mengatakan menjelang Hari Pers Nasional, telah ditandatangani nota
kesepahaman antara Dewan Pers dengan Kepolisian RI tentang penanganan kasus
pers terkait hukum.
Selain itu juga telah ada
kesepakatan mengenai kode etik pemberitaan dalam dimensi siber atau "Cyber
Journalism".
Peringatan Hari Pers Nasional
2012 akan diselenggarakan pada 9 Februari 2012 di Jambi. Penanggung jawab
acara, Margiono mengatakan dalam peringatan tersebut akan diberikan sejumlah
penghargaan kepada tokoh yang dinilai berjasa atas perkembangan pers nasional.
"Medali emas kemerdekaan
pers yang pernah diterima Presiden, TNI dan Mahkamah Agung, tahun ini diberikan
pada Mendikbud Muhammad Nuh, karena konsistentsinya dan dukungan konkrit
profesionalisme wartawan, ada beberapa keputusan dan kebijakan berpengaruh
besar terhadap profesionalisme wartawan," kata Margiono. | ANT |


0 komentar:
Posting Komentar