News Update :

Demo Minta SPP Diturunkan, Dibalas Dengan Tembakan, 3 Mahasiswa Diboyong Paksa Ke Polres

Senin, 13 Februari 2012



Aceh Utara | Acehtraffic.com – Akibat tuntutan aksi mahasiswa baru [angkatan 2011] Universitas Malikussaleh [Unimal] yang meminta agar SPP diturunkan tidak diindahkan oleh Rektorat  mahasiswa kepung biro akademik. Senin 13 Februari 2012.

Aksi demo yang dimulai sejak pukul 10.00 Wib itu dibubarkan paksa oleh polisi, tembakan peringatan dikeluarkan untuk membubarkan mahasiswa, dengan alas an tidak ada surat izin tiga mahasiswa diboyong paksa ke Polres Lhokseumawe.

Seperti yang dilansir Atjehpost, saat mahasiswa sedang demo, sejumlah polisi berseragam, dan berpakaian biasa, melarang ratusan mahasiswa yang berusaha ingin masuk ke ruang akademik.

Tiba-tiba seorang anggota intel dengan wajah marah keluar dari ruangan akademik mengacungkan pistol ke atas dan melepaskan satu tembakan. Mendengar suara tembakan, mahasiswanya bukannya takut, malah makin agresif, “Jangan takut, itu hanya gertakan” teriak salah seorang mahasiswa.

Tak lama berselang, anggota intel itu juga menarik dua mahasiswa ke dalam ruangan akademik untuk dimintai keterangan. Perang mulut terjadi antara mahasiswa dan anggota Polisi, “Mana surat izin kalian lakukan demo” ujar anggota Polisi dengan nada tinggi.

“Selama ini kami melakukan demo di kampus tidak pernah ada izin dari Polisi, tapi kenapa sekarang dipermasalahkan alasan tidak ada surat izin,” kata mahasiswa itu.

Karena tidak bisa menunjukkan surat izin, tiga orang mahasiswa, Munawir dan Firdaus diboyong Ke Polres Lhokseumawe melalui pintu belakang. Mahasiswa tersebut meronta dan berusaha melepaskan dirinya dari sejumlah polisi. “Lepaskan saya, jangan bawa saya,” teriak Munawir. Namun, polisi tetap membawa keduanya untuk dimintai keterangan.
Tiga mahasiswa tersebut diantaranya ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi [BEM FE Unimal] Junaidi, Munawir mahasiswa FE Unimal, dan Firdaus mahasiswa Fisip 


Sebelumnya, mahasiswa Universitas Malikussaleh, Kamis, 9 Februari 2012 jam 9 pagi melakukan demo kenaikan SPP bagi angkatan 2011 di depan gedung Biro Universitas itu di Reuleut. Para demonstran yang kebanyakan angkatan 2011 itu memprotes naiknya harga SPP sedangkan penyesuaian terhadap fasilitas belajar mengajar tak pernah dilakukan. 

Setelah orasi dilakukan selama dua jam rektor Unimal tak kunjung keluar untuk menemui mereka. Lalu dengan bantuan BEM Universitas mereka difasilitasi untuk bertemu dengan rektor di aula Unimal. Pukul 11.15 WIB para demonstran menuju ruang aula, sembari menunggu rektor datang, secara bergiliran mereka melakukan orasi.
20 menit kemudian rombongan rektorat menemui para demonstran itu untuk menjelaskan alasan dinaikkannya SPP bagi anak baru yang dimulai dari angkatan 2011 hingga seterusnya.  Rektor Unimal Apridar mengatakan. 

“Kami tidak pernah menaikkan/menyesuaikan tarif SPP, yang kami lakukan adalah penetapan SPP untuk tahun 2011 dan berlaku untuk seterusnya. Sekian,” ujar rektor Unimal. | AT | YD | Foto Is, AP |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016