News Update :

Dalam Badai Embargo AS, Iran Join Investasi Minyak Dengan Ukraina

Selasa, 21 Februari 2012

Taheran | Acehtraffic.com- Di tengah gencarnya embargo AS dan Uni Eropa terhadap industri minyak Iran, Tehran memperluas kerjasamanya dengan negara lain. Iran baru-baru ini menandatangani kontrak baru dengan perusahaan energi Ukraina.

Kontrak senilai sekitar $ 800 juta ditandatangani Senin 20 Januari 2012 lalu  antara perusahaan Teknik dan Pengembangan Minyak yang berafilisi dengan Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), dan konsorsium InterNaft Gas Prom Pars Co. Konsorsium yang terdiri dari perusahaan Iran dan Ukraina itu bergerak di bidang pengembangan ladang minyak di Kouhmond, Boushkan dan Kouhkaki.

Ladang minyak Kouhmond terletak 80 km di sebelah timur pelabuhan Bushehr, Iran selatan. Di lokasi tersebut terdapat cadangan minyak mentah berat sekitar satu miliar barel.
Ladang minyak Kouhkaki terletak di timur laut Kouhmond sekitar 15 km sebelah selatan kota Khormoj. Di ladang minyak tersebut terdapat cadangan minyak mentah ringan sebesar 780 juta barel. Adapun di Boushkan yang terletak 100 km sebelah utara Bushehr, terdapat cadangan minyak mentah sekitar 340 juta barel.

Sebelumnya, NIOC mencapai kesepakatan dengan Perusahaan Minyak dan Petrokimia Internasional (UNIPEC) untuk meningkatkan ekspor minyak ke Cina sebesar 500.000 barel perhari. Konsumen minyak utama Iran di Asia seperti Cina, India dan Korea Selatan, bersama dengan Turki menolak memberlakukan sanksi minyak AS terhadap Tehran. Tidak hanya itu, Kamboja juga menyatakan akan mengimpor dan menyuling minyak dari Iran.

Juru bicara Dewan Menteri Kamboja, Ek Tha 29 Januari 2012  Phnom Penh berencana untuk menyuling minyak mentah yang diimpor dari Iran di sebuah kilang lokal yang pembangunannya akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang, dan kemudian menjual produk olahannya ke Cina dan Korea Selatan mulai tahun 2014.

Pembangunan kilang minyak pertama Kamboja, dilakukan di Sihanoukville dan provinsi Kampot. Konstruksinya akan dimulai April dan selesai pada 2014.

Tehran dan Phnom Penh menandatangani nota kesepahaman untuk bekerjasama dalam proyek minyak dan gas tahun lalu. Iran merupakan negara yang memiliki cadangan minyak mentah terbesar ketiga di dunia dan cadangan gas alam terbesar kedua setelah Rusia | Irib
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016