
Rasa nyeri yang muncul tiba-tiba
pada biji kemaluan [testis] bisa jadi tanda bahwa Anda mengalami apa yang
disebut testis melintir atau biasa disebut testicular torsio/torsi testis.
Ketua Departemen Urologi Rumah
Sakit Cipto Mangunkusumo yang juga Ketua Asri Urology Center, dr. Nur Rasyid
SpU, mengatakan belum diketahui secara
pasti apa yang memicu testis melintir. Tapi menurutnya, kondisi ini biasanya
disebabkan oleh struktur penggantung pada biji kemaluan lebih longgar dari
bentuk normal.
"Umumnya terjadi tanpa
sebab, tidak dipicu dengan pergerakan, tidak dipicu aktivitas. Malah
kadang-kadang terjadi tengah malam. Jadi lagi tidur, tahu-tahu melintir,"
katanya saat acara Media Edukasi Asri Urology Center, dengan tema Faktor
Spermatozoa Penyebab Infertilitas Pria, Rabu, 22 Februari 2012 di Jakarta.
Rasyid menambahkan, kejadian
melintirnya biji kemaluan sering terjadi pada anak remaja. Dia menduga kondisi
tersebut mungkin disebabkan karena pada saat itu pertumbuhan tubuh dengan
testis memiliki ruangan yang cukup sehingga dapat secara tiba-tiba melintir.
"Biasanya hanya terjadi pada
satu sisi. Jadi kalau satu sisinya melintir, sebelahnya harus kita ikat. Karena
kalau satunya melintir dan sebelahnya dibiarin, sebelahnya berisiko melintir
juga suatu saat," jelasnya.
Rasyid menjelaskan, jika biji
kemaluan [testis] tersebut dibiarkan kepelintir tanpa ada upaya pengobatan,
maka testis berisiko mati akibat sirkulasi aliran darah tidak berjalan lancar.
Ia mengimbau, apabila biji
kemaluan terpelintir selama kurang dari 6 jam, harus segera dilakukan operasi.
Apabila melintir selama 6-12 jam, maka testis berpotensi mengalami kerusakan
sebesar 50 persen. Sedangkan kalau melintir lebih dari 24 jam, 80-90 persen
testis akan berisiko rusak.
"Kalau sampai testis mati
terus dibiarkan dan tidak dibuang [operasi], maka tubuh kita akan menganggap
jaringan yang mati itu benda asing. Akibatnya, tubuh membentuk reaksi antigen
anti bodi yang akan menyebabkan penurunan kesuburan," jelasnya.
Melintirnya biji kemaluan umumnya
ditandai dengan nyeri pada satu sisi testis, pembengakakan mendadak, kadang
disertai mual dan muntah, sakit perut dan demam.
Melintirnya biji kemaluan
terlihat paling sering pada kelompok usia 12-18 tahun, dan kebanyakan kasus
terjadi pada pria di bawah 30 tahun. Namun hal ini juga bisa terjadi pada semua
usia, termasuk pada bayi baru lahir.
"Operasi adalah satu-satunya
jalan. Jadi kalau melintir, jalan terbaik adalah segera datang ke dokter dan
operasi agar balik lagi normal," tutupnya. | AT | KP |
Tanda dan gejala torsi testis :
- Nyeri hebat dan tiba-tiba
- Naiknya salah satu testis dalam
skrotum [kantong testis]
- Testis membengkak
- Mual dan muntah
- Terasa seperti mau pingsan
- Demam

0 komentar:
Posting Komentar