Banda
Aceh | Acehtraffic.com- Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh,
meluncurkan sebuah buku siaga bencana alam guna memberikan pemahaman kepada
masyarakat mengurangi resiko. Rabu 22 Februari 2012
Kepala
BPBD Aceh Barat T Ahmad Dadek di Meulaboh Rabu mengatakan, buku yang
diluncurkan itu berjudul "Sistem Peringatan Dini Gempa dan Tsunami"
tertuang bagaimana tata cara diatur pemerintah dalam menguranggi resiko bencana
alam.
"Buku
ini kita luncurkan tepat di hari simulasi ini dan kita bagikan kepada peserta
yang hadir untuk dapat menyampaikannya kepada masyarakat lain," katanya di
sela kegiatan simulasi.
Di
dalam buku yang dikeluarkan berdasarkan keputusan Bupati Aceh Barat nomor
91/2011 itu juga menjelaskan hal yang dapat dilakukan masyarakat saat terjadi
banjir, karena berdasarkan pemetaan 60 persen wilayah Aceh Barat masuk wilayah
rawan.
Dadek
menjelaskan, selain itu Pemkab Aceh Barat juga membentuk sebanyak 170 orang
tenaga relawan Satgas peringatan dini tsunami sebagai tim pengarah masyarakat
saat dilanda bencana alam.
Disebutkan,
sampai saat ini kawasan yang dinyatakan sebagai daerah terawan bencana alam
gempa secara nasional itu belum memiliki sirene dan tim satgas peringatan dini
tsunami itu akan dimanfaatkan sebagai ujung tombak pemandu masyarakat.
"Sambil
melakukan permintaan pengadaan sirene tsunami, kami akan mengunakan alarm
pemadam kebakaran, lumayan juga suaranya dapat didengar masyarakat dan
efektifnya mobil dapat dibawa keliling," imbuhnya.
Lebih
lanjut dikatakan, kendati demikian BPBD Aceh Barat baru-baru ini mendapat
penghargaan terbaik se-Indonesia dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana
dalam hal siaga bencana.
Sebutnya,
penghargaan tersebut diperoleh BPBD Aceh Barat berdasarkan kerja sama seluruh
pihak di daerah dalam hal melakukan pemetaan yang baik dan mengurangi resiko
bencana alam.
Lanjutnya,
untuk itu BPBD Aceh Barat terus komit melaksanakan upaya pengurangan resiko
bencana alam untuk masyarakat di Bumi Teuku Umar itu dengan membuat kegiatan
simulasi dan sosialisasi pengurangan bencana ke sekolah.
"Kita
baru-baru ini mendapatkan penghargaan BPBD terbaik se-Indonesia dan ini akan
kita pertahankan karena itu adalah prestasi daerah atas kerjasama yang baik
dengan semua pihak," pungkasnya. | Antara


0 komentar:
Posting Komentar