News Update :

BPBD Aceh Barat Luncurkan Buku Siaga Bencana

Kamis, 23 Februari 2012


Banda Aceh | Acehtraffic.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, meluncurkan sebuah buku siaga bencana alam guna memberikan pemahaman kepada masyarakat mengurangi resiko. Rabu 22 Februari 2012


Kepala BPBD Aceh Barat T Ahmad Dadek di Meulaboh Rabu mengatakan, buku yang diluncurkan itu berjudul "Sistem Peringatan Dini Gempa dan Tsunami" tertuang bagaimana tata cara diatur pemerintah dalam menguranggi resiko bencana alam.


"Buku ini kita luncurkan tepat di hari simulasi ini dan kita bagikan kepada peserta yang hadir untuk dapat menyampaikannya kepada masyarakat lain," katanya di sela kegiatan simulasi.


Di dalam buku yang dikeluarkan berdasarkan keputusan Bupati Aceh Barat nomor 91/2011 itu juga menjelaskan hal yang dapat dilakukan masyarakat saat terjadi banjir, karena berdasarkan pemetaan 60 persen wilayah Aceh Barat masuk wilayah rawan.


Dadek menjelaskan, selain itu Pemkab Aceh Barat juga membentuk sebanyak 170 orang tenaga relawan Satgas peringatan dini tsunami sebagai tim pengarah masyarakat saat dilanda bencana alam.


Disebutkan, sampai saat ini kawasan yang dinyatakan sebagai daerah terawan bencana alam gempa secara nasional itu belum memiliki sirene dan tim satgas peringatan dini tsunami itu akan dimanfaatkan sebagai ujung tombak pemandu masyarakat.


"Sambil melakukan permintaan pengadaan sirene tsunami, kami akan mengunakan alarm pemadam kebakaran, lumayan juga suaranya dapat didengar masyarakat dan efektifnya mobil dapat dibawa keliling," imbuhnya.


Lebih lanjut dikatakan, kendati demikian BPBD Aceh Barat baru-baru ini mendapat penghargaan terbaik se-Indonesia dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam hal siaga bencana.

Sebutnya, penghargaan tersebut diperoleh BPBD Aceh Barat berdasarkan kerja sama seluruh pihak di daerah dalam hal melakukan pemetaan yang baik dan mengurangi resiko bencana alam.


Lanjutnya, untuk itu BPBD Aceh Barat terus komit melaksanakan upaya pengurangan resiko bencana alam untuk masyarakat di Bumi Teuku Umar itu dengan membuat kegiatan simulasi dan sosialisasi pengurangan bencana ke sekolah.


"Kita baru-baru ini mendapatkan penghargaan BPBD terbaik se-Indonesia dan ini akan kita pertahankan karena itu adalah prestasi daerah atas kerjasama yang baik dengan semua pihak," pungkasnya. | Antara



Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016