

Jakarta | Acehtraffic.com - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Rohmani menyoroti adanya parcel berisi coklat dengan disisipi kondom untuk hadiah Hari Valentine.
Dalam pernyataannya melalui surat elektronik di Jakarta, Rabu, ia menilai kenyataan tersebut sebagai bukti kegagalan negara menjaga identitas bangsa.
"Perilaku hubungan seks di luar nikah merupakan budaya impor. Hal ini sangat jauh dari identitas bangsa. Semua agama di negeri ini tidak membenarkan hubungan seks di luar nikah," katanya.
Rohmani mengatakan pendidikan karakter bangsa yang selama ini digembar-gemborkan pemerintah belum berhasil.
Menurut dia, seharusnya pendidikan karakter yang dikampanyekan pemerintah mendekatkan remaja pada budaya dan identitas bangsa.
"Negara menghabiskan miliaran rupiah untuk pendidikan karakter. Namun kita tidak melihat hasilnya. Seharusnya, pendidikan karakter itu bisa menangkal budaya permisif yang datang dari barat," kata anggota Komisi X yang membidangi masalah pendidikan, olahraga, pariwisata dan kebudayaan itu.(*) | Antara

0 komentar:
Posting Komentar