News Update :

Amirika Setujui Korsel ekspor Produk Non-Minyak ke Iran, Lain Masih di bahas

Jumat, 24 Februari 2012

Korsel | Acehtraffic.com- Menteri Keuangan Korea Selatan mengkonfirmasikan pengecualian negaranya dari sanksi anti-Iran yang diberlakukan oleh Amerika Serikat  seraya mengatakan, "Perundingan tentang berbagai masalah masih terus berlanjut."
 
Fars News 23 Februari 2012 melaporkan, Menteri Keuangan Korsel, Bahk Jae-Wan, Kamis mengatakan, perundingan antara Seoul dengan para pejabat Gedung Putih terkait sanksi terhadap impor minyak mentah dari Iran terus berlanjut dan sebagian besar masalah telah terselesaikan.
 
Bahk dalam konferensi persnya kepada wartawan mengatakan, "Kedua negara telah sepakat soal pengecualian ekspor non-minyak ke Iran dari sanksi anti-Iran dan perundingan tetap berlanjut membahas berbagai masalah yang masih tersisa."
 
Pada tahun 2010, Korea Selatan mengimpor produk-produk petrokimia dari Iran senilai lebih dari 350 juta dolar Amerika Serikat.
 
Konferensi Bahk itu berlangsung di saat media massa Jepang juga telah mengumumkan pengecualian perusahaan-perusahaan finansial Jepang dari sanksi yang diberlakukan Amerika terhadap Iran.
 
Dalam masalah ini, Korea Selatan mengirim delegasi yang terdiri dari para pejabat tinggi kementerian keuangan dan kementerian luar negeri ke Washington untuk merundingkan masalah sanksi anti-Iran.
 
Namun, menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Korsel, kedua negara masih dipisahkan jurang lebar untuk mencapai kesepakatan dalam hal ini dan sejauh ini kesepakatan masih mengenai ekspor non-migas ke Iran. Adapun berbagai masalah lainnya masih harus dibahas. | IRIB Indonesia
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016