Tasikmalaya | Acehtraffic.com - 96 orang imigran gelap asal
negara Afganistan dan Iran yang hendak menyeberang lautan wilayah Kecamatan
Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menuju perairan Australia, Sabtu,
4 Februari 2012 berhasil diamankan Polisi.
Kepala Polres Tasikmalaya, AKBP Irman Sugema, mengatakan 91
orang imigran ditampung di aula markas Polres Tasikmalaya untuk dilakukan
pemeriksaan oleh kepolisian sebelum diserahkan kepada pihak imigrasi, sementara
lima orang diantaranya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah
[RSUD] Tasikmalaya karena kondisi kesehatannya kurang baik setelah sempat
terapung di lautan karena kapal yang ditumpangi karam.
Ia menerangkan para imigran tersebut terbagi dua rombongan
menggunakan bus umum "Merdeka" dan beberapa kendaraan mobil biasa. Rombongan
bus yang ditumpangi sebanyak 49 orang imigran terjaring razia polisi sehingga
tidak sempat tiba ke kawasan pantai Cipatujah.
Sementara rombongan imigran lainnya tidak terjaring operasi
hingga berhasil menumpang kapal. Di tengah lautan kapal yang ditumpangi 47
orang ditambah dua ABK tiba-tiba bocor kemudian mesin mengalami kerusakan dan
tenggelam. "Jadi ketika ditemukan di laut itu kapal sudah terbalik, tapi
penumpangnya berhasil dievakuasi," katanya.
Para imigran korban kapal karam langsung ditampung di markas
Polair Cipatujah yang selanjutnya dibawa ke markas Polres Tasikmalaya
menggunakan dua kendaraan bus mini. Mereka yang ditampung di markas Polres
Tasikmalaya akan diserahkan kepada pihak imigrasi dan organisiasi imigrasi
internasional [IOM] yang bertanggung jawab menangani imigran.
Sementara itu sejumlah aparat kepolisian melakukan penjagaan
di sekitar markas Polres Tasikmalaya sekaligus memeriksa identitas imigran. |
Antara |

.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar