Banda Aceh | Acehtraffic.com - Kepolisian Aceh membentuk tim khusus untuk memburu pelaku serangkaian teror bersenjata di Aceh. Tim khusus tersebut kini telah diturunkan ke pedalaman Aceh Utara dan Aceh Timur.
Kapolres Aceh Utara Ajun Komisaris Besar Polisi Farid Bambang Efendi mengatakan tim tersebut kini telah berada di perbatasan antara Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur dan Kabupaten Benar Meriah. Tim juga akan melakukan razia di sejumlah perbatasan kabupaten.
"Kami sudah menurunkan tim khusus untuk mengejar pelaku penembakan di Kecamatan Langkahan," kata Farid, Selasa [3/1] di Lhok Seumawe.
Sementara itu, Ketua Komite Peralihan Aceh [KPA] Muklis Abee menyatakan siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kasus kekerasan bersenjata di Aceh.
Ketua organisasi yang menaungi mantan anggota kombatan Gerakan Aceh Merdeka [GAM] ini menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen menjaga perdamaian Aceh dan mendukung pihak kepolisian mengusut kasus kekerasan bersenjata di Aceh.
"Kami mengutuk segala bentuk kekerasan bersenjata di Aceh. KPA siap membantu polisi jika diminta untuk mengungkap pelaku kasus kekerasan di Aceh," kata Muklis.
Sementara itu tiga korban tewas akibat pemberondongan senjata orang tak di kenal di Kabupaten Bireun pada malam pergantian tahun baru telah dipulangkan ke kampung halamanya di Jawa Timur melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar.
Jenazah diberangkatkan dari rumah sakit umum dr Fauziah Bireun dengan menggunakan dua ambulan. Ketiga jenazah masing-masing Suparno, Sunyoto warga Jember dan Daud, warga Banyu Wangi, Jawa Timur.| AT | MD |
Kapolres Aceh Utara Ajun Komisaris Besar Polisi Farid Bambang Efendi mengatakan tim tersebut kini telah berada di perbatasan antara Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur dan Kabupaten Benar Meriah. Tim juga akan melakukan razia di sejumlah perbatasan kabupaten.
"Kami sudah menurunkan tim khusus untuk mengejar pelaku penembakan di Kecamatan Langkahan," kata Farid, Selasa [3/1] di Lhok Seumawe.
Sementara itu, Ketua Komite Peralihan Aceh [KPA] Muklis Abee menyatakan siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kasus kekerasan bersenjata di Aceh.
Ketua organisasi yang menaungi mantan anggota kombatan Gerakan Aceh Merdeka [GAM] ini menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen menjaga perdamaian Aceh dan mendukung pihak kepolisian mengusut kasus kekerasan bersenjata di Aceh.
"Kami mengutuk segala bentuk kekerasan bersenjata di Aceh. KPA siap membantu polisi jika diminta untuk mengungkap pelaku kasus kekerasan di Aceh," kata Muklis.
Sementara itu tiga korban tewas akibat pemberondongan senjata orang tak di kenal di Kabupaten Bireun pada malam pergantian tahun baru telah dipulangkan ke kampung halamanya di Jawa Timur melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar.
Jenazah diberangkatkan dari rumah sakit umum dr Fauziah Bireun dengan menggunakan dua ambulan. Ketiga jenazah masing-masing Suparno, Sunyoto warga Jember dan Daud, warga Banyu Wangi, Jawa Timur.| AT | MD |

