News Update :

Survey LSI: TNI dan Polri Lebih Bersih Dibanding KPK dan MK

Minggu, 08 Januari 2012

Jakarta | Acehtraffic.com - Program reformasi di tubuh TNI yang berlangsung beberapa tahun terakhir, terus menunjukkan hasil menggembirakan. Warga masyarakat memandang lembaga militer tersebut jauh lebih bersih dari aksi korupsi, bahkan bila dibanding dengan KPK dan MK sekalipun terlebih DPR.

Setidaknya demikian salah satu temuan hasil survey terbaru Lembaga Survei Indonesia [LSI] yang mencatatkan kepercayaan masyarakat terhadap 'kebersihan' TNI sebesar 57,2 persen. Meski sebenarnya tinggi benar, namun masih jauh di atas KPK yang 38,5 persen, MK yang 37,7 persen dan DPR yang 31,1 persen.


"Hanya pada TNI, rakyat pada umumnya masih percaya bahwa lembaga ini bersih dari korupsi. Bahkan MK dan KPK yang selama ini dinilai bersih, juga dipersepsikan tidak bersih oleh rakyat pada umumnya," ujar Direktur Eksekutif LSI, Dodi Ambardi.


Di dalam presentasi hasil survey di Kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakpus, Minggu [8/1], disebutkan bahwa partai politik dan DPR dipersepsikan paling tidak bersih dari korupsi dibanding sesama lembaga lainnya. Yaitu 31,1 persen untuk DPR dan 30,2 persen untuk partai politik.


Sementara kepercayaan masyarakat mengenai korupsi terhadap lembaga kepresidenan tercatat 51 persen. Disusul oleh Polri [39,3%], Bank Indonesia [38,2%], Mahkamah Agung [34,9%], Badan Pemeriksa Keuangan [33,8%] dan Kejaksaan Agung [33,2%].


Mengenai banyaknya responden yang mempersepsikan Polri lebih bersih ketimbang KPK bersih, Dodi mengingatkan agar tidak lupa memperhatikan margin of error yang sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Banyaknya responden yang memilih Polri dan KPK bersih hanya berselisih 0,8 % atau masih dalam cakupan error.


Dodi juga mengingatkan yang dilakukan pihaknya adalah bukan keadaan riil, namun persepsi publik. Pemberitaan media, katanya, juga sangat mempengaruhi persepsi masyarat yang dicacat oleh survey yang dilaksanakan pada 8-17 Desember 2011 dengan 1220 sample responden usia pemilih, yang dipilih secara multistage random sampling. .


Peneliti LSI, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan survei didanai oleh Yayasan Pengembangan Demokrasi Indonesia, yang selama ini menaungi lembaga riset tersebut.| AT | DT |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016