Jakarta | Acehtraffic.com - Sikap hati-hati investor menjelang lelang
obligasi Italia dan Spanyol agak membebani pergerakan indeks saham bursa
regional. Turunnya harga minyak karena meningkatnya pasokan minyak serta
kontraksi perekonomian Jerman akan menyeret Eropa ke jurang resesi yang
memberikan sentimen negatif di bursa Asia siang ini.
Bursa domestik pun terkena imbasnya sehingga indeks harga saham gabungan [IHSG] pada penutupan perdagangan siang ini, Kamis, 12 Januari 2012, ditutup turun tipis 6,832 poin [0,17 persen] ke level 3.902,808. Sedangkan nilai tukar rupiah hari ini ditransaksikan menguat 20 poin [0,22 persen] ke level 9.160 per dolar Amerika Serikat.
Analis teknikal dari PT eTrading Securities, Wisnu Karto, menjelaskan investor harus berhati-hati karena indeks masih berada di face overbought [jenuh beli] sehingga bursa masih rawan koreksi. Hal ini terlihat dari indikator teknis candlestick yang berada di atas Bollinger Band-nya, serta stochastick-nya juga berada di area jenuh beli.
Pergerakan indeks hari ini masih akan berada dalam kisaran antara 3.868 hingga 3.941. “Dengan kecenderungan akan melanjutkan koreksi,” kata Wisnu.
Volume perdagangan mencapai 3,5 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 1,8 triliun, serta frekuensi 76,3 ribu kali transaksi. Harga 103 saham naik, 94 saham turun, serta 100 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat penjualan bersih Rp 97 miliar.
Dari kawasan regional, bursa Tokyo siang ini melemah 0,92 persen, bursa Hong Kong terkoreksi 0,12 persen, bursa Australia turun 0,1 persen, serta bursa India juga melemah 0,64 persen.| AT | TO |
Bursa domestik pun terkena imbasnya sehingga indeks harga saham gabungan [IHSG] pada penutupan perdagangan siang ini, Kamis, 12 Januari 2012, ditutup turun tipis 6,832 poin [0,17 persen] ke level 3.902,808. Sedangkan nilai tukar rupiah hari ini ditransaksikan menguat 20 poin [0,22 persen] ke level 9.160 per dolar Amerika Serikat.
Analis teknikal dari PT eTrading Securities, Wisnu Karto, menjelaskan investor harus berhati-hati karena indeks masih berada di face overbought [jenuh beli] sehingga bursa masih rawan koreksi. Hal ini terlihat dari indikator teknis candlestick yang berada di atas Bollinger Band-nya, serta stochastick-nya juga berada di area jenuh beli.
Pergerakan indeks hari ini masih akan berada dalam kisaran antara 3.868 hingga 3.941. “Dengan kecenderungan akan melanjutkan koreksi,” kata Wisnu.
Volume perdagangan mencapai 3,5 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 1,8 triliun, serta frekuensi 76,3 ribu kali transaksi. Harga 103 saham naik, 94 saham turun, serta 100 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat penjualan bersih Rp 97 miliar.
Dari kawasan regional, bursa Tokyo siang ini melemah 0,92 persen, bursa Hong Kong terkoreksi 0,12 persen, bursa Australia turun 0,1 persen, serta bursa India juga melemah 0,64 persen.| AT | TO |


0 komentar:
Posting Komentar