The Aceh Traffic Media |
»

Minat Beli Mobil Tawon Cukup Tinggi, Harga Berkisar Rp 40 juta Sampai 60 juta per Unit

Wednesday, January 11, 2012

Share berita ini :




Lebak | Acehtraffic.com - Minat masyarakat membeli mobil Tawon buatan siswa sekolah menengah kejuruan Rangkasbitung cukup tinggi.

"Permintaan masyarakat untuk membeli mobil Tawon itu cukup tinggi, setelah mobil jenis metro ditampilkan pada pameran hari jadi Lebak," kata Kepala Bidang Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Herisnen, di Rangkasbitung, Senin (09/1/2012).

Ia mengatakan, pemerintah daerah seringkali mempromosikan mobil karya pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) Rangkasbitung melalui pameran.

"Saat ini produksi mobil Tawon memperkerjakan puluhan warga Lebak dan sebagian besar pelajar SMK," katanya.

Sementara itu, Personel Manager PT Super Gasindo Jaya, Devi Arya Putri mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan membuka showroom di Kota Serang Banten untuk melayani permintaan masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi hasil buatan anak-anak pelajar SMK tersebut, Minggu (08/1/2012).

Ia menambahkan, selama ini permintaan Mobil Tawon cukup tinggi dan bukan hanya kalangan masyarakat saja, tetapi pemerintah daerah di tanah air juga perusahaan swasta banyak yang telah memesan.

Produksi Mobil Tawon memiliki tiga varian, yakni model bak terbuka, model mini van serta model tawon. Model terakhir bisa memuat lebih dari tiga orang penumpang.

Ketiga jenis mobil Tawon tersebut semua bisa digunakan dengan bahan bakar premium dan gas.

Selain itu juga kecepatan mobil Tawon maksimal 100 kilometer per jam, bahkan uji coba Rangkasbitung-Surabaya ditempuh dengan waktu selama 19 jam.

"Saya kira mobil rakitan anak-anak sekolah menengah kejuruan (SMK) Rangkasbitung cukup membanggakan," ujarnya.

Ia menjelaskan, produksi mobil Tawon berawal tahun 2006 di jalan raya Rangkasbitung-Cikande, namun 2010 mengalami sejumlah perubahan desain.

Desain mobil diciptakan pemilik PT Super Gasindo Jaya, Koentjoro Njoto dengan nama Mobil Tawon sebagai kendaraan mini, namun kuat dan cekatan.

Komponen interior dan eksterior seluruhnya produk buatan asli Indonesia, tetapi mesinnya masih didatangkan dari China.
"Kami targetkan 2014 semua komponen produksi mobil Tawon, termasuk mesin diproduksi PT Super Gasindo Jaya," katanya.

Ia menambahkan, saat ini harga mobil Tawon itu berkisar antara Rp40 juta sampai Rp60 juta per unit.

Saat ini produksi mobil Tawon dikerjakan sekitar 30 orang dan sebagian besar dari SMK jurusan otomotif di Rangkasbitung.

"Selama ini produksi mobil Tawon 50 unit per bulan dan dengan membuka showroom kemungkinan produksi bertambah," ujar Devi Arya Putri. | AT/Antara



Redaksi menerima sumbangan tulisan dalam bentuk opini, artikel atau pengalaman pribadi. Setiap tulisan dapat dikirim ke email redaksiaceh.traffic@gmail.com dan disertai identitas dengan mencantumkan nomor telepon/email.