Langsa-Acehtraffic.com- Sejak beralih dari penggunaan listrik Analog ke Prabayar, sejumlah masyrakat Kota Langsa merasa dirugikan, sehingga, Kamis, 19 Januari 2012 mereka mendatangi PLN Cabang Langsa untuk minta beralih ke listrik awal atau Analog.
Pasalnya, sejak menggunakan listrik prabayar selama ini pembayaran rekening listrik setiap bulannya lebih besar di bandingkan saat menggunakan listrik Analog.
Pasalnya, sejak menggunakan listrik prabayar selama ini pembayaran rekening listrik setiap bulannya lebih besar di bandingkan saat menggunakan listrik Analog.

Camat Langsa Kota, Yusrin, yang ikut bersama masyarakat karena dirinya juga merasa dirugikan sejak menggunaakan listrik prabayar, dihadapan Manager Area PLN Langsa, menjelaskan bahwa sejak menggunakan listrik prabayar baru 20 hari pemakaian dirinya sudah membeli Token atau Voucher sebesar Rp 500 ribu.
Padahal, sebelumnya saat menggunakan listrik Analog dirinya membayar rekening listrik hanya sebesar Rp 350 ribu perbulan," Saya minta pihak PLN untuk mengembalikan ke listrik Analogn" pintanya sembari mengatakan sejak menggunakan listrik prabayar dirinya menambah daya dari 6 A menjadi 10 A.
Hal senada juga dikatakan, Ismail, warga Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota, menuturkan selama dirinya menggunakan listrik Analog setiap bulan ia hanya membayar rekening listrik sebesar Rp 80 ribu, tapo kini sejak menggunakan listrik prabayar baru pemakaian 15 hari, ia sudah membeli Token atau Voucher sebesar Rp 220 ribu," Listrik prabayar ini jelas-jelas merugikan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Manajer Area PLN Langsa, Nahwaluddin, dihadapan sejumlah masyarakat dan wartawan, mengatakan secara otomatis biaya pembayaran rekening listrik bertambah, karena adanya penambahan dayan," Ini jelas biaya rekening listrik masyarakat bertambah, karena sejak beralih ke listrik prabayar masyarakat juga menambah daya," jelasnya.
Ditegaskannya, untuk melihat apakah sistem listrik prabayar yang salah atau pola pemakaian masyarakat yang salah, maka PLN akan memasang meteran pembanding. Tapi solusi yang ditawarin, Manager PLN tersebut tidak diterima warga, dan mereka tetap meminta agar PLN mengembalikan Listrik warga ke Listrik Analog.
Mendengar permintaan masyarakat tersebut, maka di hadapan sejumlah warga, Nahwaluddin memerintahkan salah seorang stafnya untuk mengembalikan ke Listrik Analog.Setelah permintaan dipenuhi, maka sejumlah warga dan Camat Langsa Kota, sekitar pukul 13.30 WIB, membubarkan diri dan kembali ke rumahnya masing-masing. | AT | FAY


0 komentar:
Posting Komentar