News Update :

Mahathir Mohammad : AS dan Eropa Harus Hilangkan Strategi Arogannya

Minggu, 22 Januari 2012


Kuala Lumpur | Acehtraffic.com - Mahathir Mohammad, mantan Perdana Menteri Malaysia seraya mengisyaratkan Amerika Serikat dan Eropa yang dilanda krisis ekonomi tengah mengarah ke arah kemiskinan menandaskan, AS dan Eropa harus menghilangkan strategi arogannya.

Menurut laporan IRNA, Mahathir Mohammad Sabtu (21/1) menyatakan, sejak negara Eropa dan AS tidak mampu bersaing dengan pasar dan produk negara-negara Asia Tenggara, mereka mulai mengubah strategi pasar finansialnya dengan memproduksi besar-besaran produk serta mencitrakan bahwa laju perekonomiannya terus berjalan.

Mantan PM Malaysia ini menambahkan, pasar-pasar di Eropa dan AS adalah pasar palsu dan fiktif. Meski hal ini juga terungkap di AS bahwa pasar harus memegang penuh perannya dan pengawasan pemerintah diperkecil, namun demikian berbagai langkah serta kebijakan irrasional masih tetap diberlakukan.

Di pasar riil harga produk di negara-negara Eropa dan Amerika membumbung tinggi karena tingginya upah pekerja, sedikitnya jam kerja, liburan yang panjang, pengangguran dan berbagai kepentingan sosial. Meski taraf hidup di Eropa di banding dengan negara lain lebih tinggi, namun mereka tidak mampu bersaing dengan pasar Asia Tenggara, ungkap Mahathir Mohammad.

Ia menambahkan, kendala saat ini adalah negara Eropa dan Amerika Serikat yang menjadi simbol pasar bebas dan kekayaan, kini menjadi negara miskin. Karena mereka terbisa dengan hidup enak maka kini kesulitan untuk menerima hidup susah, tandas Mahathir.

Saat ini negara Eropa dan Amerika Serikat mengalokasikan uangnya untuk membuat senjata dan ketika senjata semakin canggih maka biayanya pun semakin mahal. Misalnya saja jika beberapa tahun lalu biaya untuk membuat sebuah pesawat tempur sekitar satu juta dolar maka saat ini biaya tersebut menjadi 50-100 juta dolar.

Namun meski dana besar untuk membuat senjata telah dikeluarkan, namun ternyata senjata tersebut kini tidak digunakan dan mereka sendiri pun ketakutan dengan negara yang memiliki kemampuan militer yang setara dengan mereka, ungkap Mahathir. (*) | IRIB Indonesia
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016