Medan | Acehtraffic.com - Kondisi
keamanan di Aceh tidak kondusif dalam tiga pekan terakhir. Sekelompok Orang Tak
Dikenal [OTK] bersenjata menembak warga di sejumlah lokasi. Kondisi ini
mengancam Pilkada Aceh ditunda hingga keamanan pulih.Hal ini disebutkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin di Medan, Sumatera Utara [Sumut] usai melakukan kunjungan ke Aceh selama dua hari.
Dari hasil kunjungannya, Azis menyebutkan, Komisi III DPR RI melihat kondisi keamanan di Aceh memburuk dengan terjadinya penembakan pekerja asal Jawa di sejumlah wilayah di Aceh menjelang Pilkada. Namun belum dapat dipastikan penembakan tersebut berkaitan erat dengan Pilkada.
"Komisi III DPR RI akan melakukan rapat koordinasi dengan Kapolri, Jaksa Agung dan Menko Polkam di Jakarta terkait kondisi keamanan di Aceh. Bisa jadi Komisi III akan mengusulkan Pilkada ditunda," kata Azis di Medan, Kamis 12 Januari 2012.
Menurut Azis, jika dalam rapat koordinasi nantinya Polri dan Menko Polhukam tidak bisa menjamin keamanan di Aceh, Pilkada Aceh yang sebelumnya terjadwa 16 Februari 2012 mendatang sebaiknya ditunda.
Selain itu, Komisi III DPR RI juga mendesak kepolisian segera mengusut kasus penembakan agar masyarakat tidak terus-menerus diteror ketakutan.
"Semua kasus penembakan harus diusus tuntas secepatnya. Jika tidak, masyarakat di Aceh akan merasa ketakutan berkepanjangan," tambah Azis.
Dalam kunjungannya di Aceh, rombongan Komisi III DPR RI yang berjumlah 10 orang, bertemu jajaran Pemerintah Aceh, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Adi Mulyono, Kapolda Irjen Pol Iskandar Hasan dan tokoh masyarakat.
Komisi III DPR RI juga menjenguk korban penembakan yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum [RSU] dr Zainoel Abidin, Banda Aceh.
Aksi penembakan yang dilakukan OTK di tiga lokasi menewaskan enam orang, sebagian besar korban adalah pekerja asal Jawa.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar