
Teheran | Acehtraffic.com - Pemerintah Iran akan mengirimi Presiden Barack Obama replika mainan pesawat siluman yang ditangkap beberapa waktu lalu di perbatasan.
Sementara siluman baja jenis RQ-170 Sentinel yang asli tetap tak akan dikembalikan ke negerinya kendati Presiden Obama dan para pembantunya berkali-kali meminta agar pesawat tersebut dipulangkan.
Alih-alih mengembalikan ke Amerika Serikat, Iran saat ini justru sedang gencar membuat replika RQ-170 untuk dijual di pasaran sebagai mainan anak-anak. Menurut radio pemerintah Iran, model pesawat mata-mata itu berukuran 1/80 dari ukuran aslinya.

"Seluruh warga Iran dipersilakan membeli pesawat jenis RQ-170 di toko mainan anak dengan harga US$ 4 dolar (Rp 36 ribu)," siar radio pemerintah.
Gedung Putih secara resmi meminta Iran mengembalikan pesawat mata-matanya setelah Negeri Mullah itu mengudarakan kabar penangkapan siluman tersebut melalui jaringan televisi. Amerika Serikat seraya mengatakan bahwa saat itu pesawat sedang melakukan operasi di Afganistan timur.
Iran mengaku telah mendeteksi pesawat tersebut akan memasuki wilayah perbatasan negaranya dan menggiring pesawat itu untuk turun dengan selamat. Namun demikian, Amerika Serikat menolak pernyataan tersebut seraya menyebutkan bahwa saat turun di perbatasan Iran, pesawat mengalami kendala teknis.
Pada 11 Desember 2011, usai Presiden Obama meminta agar pesawat tersebut dikembalikan, salah seorang jenderal Iran mengatakan bahwa pesawat tersebut tidak mengalami apa-apa. Dia juga memperingatkan melalui jaringan televisi "bakal ada respon lebih besar" dari Iran atas penyusupan wilayah udara oleh pesawat siluman.
"Kami tidak akan mengembalikan simbol agresi terkait dengan spionase terhadap keamanan nasional negara," ujar Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, Letnan Jenderal Hossein Salami, seperti dikutip kantor berita Iran, Fars.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengatakan, "Memang itulah perilaku Iran. Kami tidak berharap mereka memenuhi permintaan Obama. Menteri Pertahanan Leon Panetta juga mengatakan beliau tak berharap Iran mengembalikan siluman tersebut, namun ia berkata kepada wartawan, 'saya rasa penting mengajukan permintaan." ABC NEWS | CHOIRUL | Tempo.co

0 komentar:
Posting Komentar