
London | Acehtraffic.com - Angkatan Laut Kerajaan Inggris sedang mengembangkan sistem baru pertahanan udara. Sistem pertahanan ini diklaim mampu menghancurkan rudal musuh dengan kecepatan supersonik. Sea Ceptor, itulah nama rudal pertahanan udara terbaru Inggris.
Sebagaimana dilansir Daily Mail, bahwa rudal jenis baru ini bisa ditembakkan dari atas kapal perang angkatan laut dengan laju kecepatan bisa mencapai Mach 3 (3 kali kecepatan suara, kecepatan suara setara 331,6 meter per detik) dan mampu melindungi wilayah seluas 500 mi persegi di atas tanah maupun laut.
Untuk mengembangkan sistem ini, Inggris memberikan kontrak senilai £ 483 juta pound sterling atau sekitar Rp6,8 triliun kepada perusahaan pembuat rudal, MBDA.
Kementerian Pertahanan mengatakan proyek lima tahun itu akan menopang sekitar 500 pekerjaan di MBDA dan rantai pasokan di fasilitas seluruh Inggris.
Rudal Sea Ceptor pada awalnya akan digunakan untuk angkatan laut pada kapal fregat Tipe 23, namun di masa mendatang bisa diadaptasi untuk dapat digunakan oleh Angkatan Darat dan Angkatan Udara.
"Pengembangan sistem rudal ini adalah dorongan besar bagi dunia industri rudal terkemuka Inggris dan sekali lagi membuktikan komitmen kami untuk menyediakan teknologi perang kepada angkatan bersenjata kita”, kata Menteri Pertahanan, Peter Luff.
Kepala Angkatan Laut Inggris, Laksamana Sir Mark Stanhope, menambahkan: "Sistem senjata baru ini akan melengkapi frigat kami untuk untuk menghadapi ancaman rudal canggih yang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa dekade mendatang.
"Investasi dalam teknologi pertahanan canggih seperti Sea Ceptor ini sangat penting untuk memastikan kemampuan Angkatan Laut secara terus menerus untuk membela kepentingan Inggris di mana pun diperlukan." (Zk)

0 komentar:
Posting Komentar