News Update :

Kasus Penembakan Di Aceh Olah Intelijen

Senin, 02 Januari 2012


Jakarta | Acehtraffic.com - Dua kasus penembakan yang terjadi pada malam pergantian tahun 2011, Sabtu (31/12/2011), disinyalir dibalik peristiwa tersebut ada oknum Intelijen. Hal itu dilakukan untuk memojokkan masyarakat Aceh.

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil mengutuk peristiwa penembakkan yang menewaskan empat orang itu. Menurutnya, peristiwa tersebut untuk memperkeruh situasi Aceh.

"Saya mengutuk keras peristiwa itu. Ini kinerja intelijen untuk memojokkan orang Aceh. Korban penembakkan itu orang Jawa, jadi ingin memojokkan orang Aceh. Bisa jadi seperti itu," kata Nasir sebagaimana dikutip INILAH.COM, Jakarta, Minggu (1/1/2012).

Dijelaskannya, peristiwa tersebut sangat bermuatan politis. Pasalnya, korban penembakkan itu orang Jawa. Selain itu, lanjut Nasir, banyak pihak yang berkepentingan di Aceh.

"Jelang Pemilu ini banyak sekali untuk mengambil kepentingan di Aceh. Saya kira ini salah satu jalan yang dilakukan untuk mengambil kepentingan itu," jelas anggota DPR asal Aceh itu.

Oleh sebab itu, ia mendesak agar aparat kepolisian segera menindak tegas pelaku penembakkan itu. Menurutnya, hingga saat ini senjata masih banyak berkeliaran di Aceh.

"Kita minta Polisi segera menangkap pelaku, karena itu salah satu jalan untuk mengatasinya. Senjata juga masih banyak, jadi saya kira polisi harus bekerja keras," katanya.

Sebagaimana diketahui, empat orang tewas dan tujuh lainnya luka berat dalam dua peristiwa penembakan oleh orang tak dikenal di dua tempat yang berbeda di Aceh pada malam menjelang pergantian tahun, Sabtu (31/12/2011). Dua penembakan itu masing-masing terjadi di Desa Blang Cot Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireun, dan Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. [mar] | Inilah.com
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016