
Jakarta | Acehtraffic.com - Seorang mantan kepala badan pemerintah Australia yang mengawasi kinerja asuransi kesehatan Medicare mencatat dalam setahun ada sekitar Rp28 triliun yang dibobol klaim bohong-bohongan.
Tony Webber, Direktur Layanan Pengawasan Profesional (PSR) selama enam tahun terakhir menulis dalam Jurnal Kesehatan Australia bahwa asuransi kesehatan Medicare rentan terhadap klaim bohong-bohongan yang dibuat oknum dokter.
Dia meminta sistem yang dimiliki Medicare tak berfungsi, sehingga harus dilakukan penelitian ulang untuk menghindari klaim bodong yang diterbitkan dokter dengan alasan prosedur kesehatan, yang sebenarnya tidak diperlukan.
Dia meyakini dalam setahun terjadi pembobolan dana kesehatan di rekening pemerintah sebesar AUD$3 miliar atau setara Rp28 triliun karena sistem pengawasan kesehtaan yang lemah.
"Klaim tersebut sebagian besar keluar lewat prosedur yang ditentukan sendiri (rorting) seperti untuk prosedur patologi atau radiologi," katanya seperti dikutip dari ABC.net.au hari ini.
Webber menyatakan Medicare tidak beradaptasi dengan system pengobatan modern karena skema kesehatan sebenarnya telah berubah sejak sistem layanan kesehatan tersebut dimulai 40 tahun yang lalu.
"Sejak saat itu, telah ada perubahan besar bahwa obat digunakan secara profesional dengan perbaikan teknologi dan sebagainya, tetapi juga muncul kebutuhan untuk membuat keuntungan perusahaan," katanya.
Asosiasi Kesehatan Australia (MAA) telah menolak klaim Medicare dan Presiden Federal MAA, Steve Hambleton mengakui adanya praktek klaim bohong-bohongan tersebut namun tidak ada bukti hal tersebut terjadi secara luas.
"Ada beberapa kali hal itu terjadi, itu sebabnya kita memiliki proses audit Medicare, itulah mengapa kita memiliki PSR," katanya. (sut) | BISNIS

0 komentar:
Posting Komentar