News Update :

Telanjang Dada, Aliansi Ornop Demo DPRD Pasuruan

Rabu, 14 Desember 2011


Pasuruan | Acehtraffic.com  - Koalisi Organisasi Non Pemerintah [Kornop] menggelar aksi unjuk rasa dengan bertelanjang dada di DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu [14/12]. Dalam aksinya, para aktivis lembaga swadaya masyarakat [LSM] ini mendesak, agar pengesahan APBD 2012 dilakukan secara transparan.

"Pengesahan APBD 2012 nanti, kami anggap tidak cukup transparan dan akuntabel. Baik eksekutif maupun DPRD itu tidak bersembunyi di dalam mekanisme formal, 'jaring asmara' maupun musrembang
[Musyawarah Perencanaan Pembangunan]. Kita catat, bahwa program tidak sebanding dengan jumlah anggaran" terang Lujeng Sudarto, koordinator aksi.

Menurutnya, jika pengesahan ini tidak dilakukan secara transparan dan akuntabel, maka yang muncul kemudian adalah adanya dugaan kongkalikong. "Lagi-lagi, proses pencurian uang rakyat terjadi dalam forum pembahasan diantara RKA dan DPA. Yang jelas, kongkalikong ini terjadi antara SKPD dan komisi" ungkap pria yang juga Ketua LSM Pusaka.

Lujeng Sudarto menegaskan, desakan transparansi ini adalah hak rakyat dan dijamin oleh undang-udang. "Ini dijamin oleh undang-udang keterbukaan informasi publik, bahwa kita berhak mengakses dalam forum-forum tersebut. Demo bertelanjang dada ini kan adalah bentuk sindiran moral. Harusnya, anggota DPRD memiliki rasa malu" jelasnya.

Sementara itu menanggapi desakan para aktifis ini, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, bahwa soal tranparansi ini adalah bukan tanggung jawab dewan, tetapi kewajiban dari Pemkab Pasuruan. "Kita berharap, penetapan APBD tepat waktu dan tidak ada penundaan" terang Irsyad Yusuf.| AT | BJ |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016