News Update :

Realisasi Proyek Tak Sesuai Diharapkan, Irwandi Puta Putie Badge Konsultan Pengawas.

Minggu, 04 Desember 2011

Aceh Tengah  | Acehtraffic.com - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sempat dibuat kesal oleh seorang konsultan pengawas, saat meninjau Proyek Pembangunan Perumahan Transmigrasi di Kuala Rawa, Kemukiman Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah, Jumat (2/12) sore. Ia pun mencopot paksa badge (kartu tanda pengenal) yang dipakai konsultan pengawas itu.

Peristiwa yang cukup mengejutkan itu terjadi saat Gubernur Irwandi menanyakan kemajunan pekerajaan (progress) pembangunan jalan sepanjang 4 kilometer menuju lokasi transmigrasi tersebut. Tapi sang konsultan pengawas justru tergagap-gagap dan tidak bisa menjelaskannya secara memuaskan.

“Seharusya seorang konsultan pengawas mengetahui kemajuan pekerjaan pembangunan rumah transmigrasi dan jalan menuju ke lokasi transmigrasi Pameu itu. Apalagi, batas waktu penyelesaian pekerjaan yang didanai APBA 2011 ini hanya tersisa dua pekan lagi,” kata Irwandi dengan nada kesal.

“Untuk apa kau pakai badge ini, jika kamu tidak mampu menjawab kemajuan pekerjaan,” tandas Irwandi sambil mencopot paksa badge yang dikenakan konsultan pengawas tersebut kemudian melipat-lipat dan memasukkan ke dalam kantong petugas tersebut.

Gubernur Irwandi Yusuf yang turut didampingi Kadis Transmigrasi dan Mobilitas Penduduk Aceh, Machsalmina Ali dan mantan Kadis Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh Muhyan Yunan, harus melintasi jembatan darurat dengan berjalan kaki dan menumpang truk untuk mencapai Kompleks Transmigrasi Pameu. Ia juga kesal ketika melihat satu alat berat yang dibiarkan rusak tanpa perbaikan di lokasi transmigrasi tersebut. 

Pembangunan rumah transmigrasi Pameu dimulai 2008 dengan dana APBA, namun hingga anggaran 2009 dan 2010, pembangunan 100 unit rumah sederhana itu belum juga rampung. Kemudian tahun anggaran 2011 Pemerintah Aceh meluncurkan lagi dana yang hingga kemarin ternyata 22 unit rumah saja yang sudah rampung dan sebagian besar lainnya belum dikerjakan.

Gubernur Irwandi Yusuf memaksa agar pembangunan rumah transmigrasi lebih diutamakan dan harus rampung sebelum berakhirnya tahun anggaran 2011. “Waktu masih tersisa beberapa hari lagi, tolong fokuskan pada pembangunan rumah. Jika bangunan jalan dan musalla tidak siap, akan kita luncurkan tahun depan,” pungkasnya. | serambi



Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016