Jakarta | Acehtraffic.com - Meski pemilihan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi digelar di gedung DPR, Abraham Samad sesungguhnya telah terpilih sejak Kamis, 1 Desember 2011, sehari sebelum voting.
Politikus pendukung pengusutan bailout Bank Century berkumpul di restoran Jepang, Basara, di Gedung Summitmas Jalan Sudirman lalu lanjut hingga Jumat pagi, beberapa jam sebelum pemilihan, di Hotel Crown di bilangan Komdak, Jakarta Pusat.
Di Basara hadir Trimedya Panjaitan, wakil PDI Perjuangan. Lalu Bambang Soesatyo dan Azis Syamsuddin dari Golkar, Nasir Djamil dan Abu Bakar dari PKS, Ahmad Yani dari PPP, serta Pius Lustrilanang yang menggantikan Desmon Mahesa dari Gerindra. Syarifuddin Suding absen karena meriang, tapi terus memantau melalui telepon. "Di sana kami menegaskan kembali kesepakatan," kata Trimedya.
Esoknya di Crown, pilihan kembali dimantapkan. Kali ini dari Golkar hadir Setya Novanto, dari PKB Marwan Ja'far dan Bachrudin Nasori. Sisanya peserta tadi malam. Dalam pertemuan satu jam itu, Abraham Samad hadir.
Suara bulat: komisioner KPK adalah Bambang Widjojanto, Abraham Samad, Adnan Pandupraja, dan Zulkarnain. Dan Ketua KPK juga jatuh pada Abraham karena dianggap "orang luar yang bebas dari kelompok manapun."
Hasil ini sesuai dengan hasil voting lima jam berikutnya. Abraham menggeser posisi Busyro Muqoddas. Sementara Yunus Hussein dan Aryanto Sutadi yang dijagokan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kandas dalam voting. | TEMPO
Politikus pendukung pengusutan bailout Bank Century berkumpul di restoran Jepang, Basara, di Gedung Summitmas Jalan Sudirman lalu lanjut hingga Jumat pagi, beberapa jam sebelum pemilihan, di Hotel Crown di bilangan Komdak, Jakarta Pusat.
Di Basara hadir Trimedya Panjaitan, wakil PDI Perjuangan. Lalu Bambang Soesatyo dan Azis Syamsuddin dari Golkar, Nasir Djamil dan Abu Bakar dari PKS, Ahmad Yani dari PPP, serta Pius Lustrilanang yang menggantikan Desmon Mahesa dari Gerindra. Syarifuddin Suding absen karena meriang, tapi terus memantau melalui telepon. "Di sana kami menegaskan kembali kesepakatan," kata Trimedya.
Esoknya di Crown, pilihan kembali dimantapkan. Kali ini dari Golkar hadir Setya Novanto, dari PKB Marwan Ja'far dan Bachrudin Nasori. Sisanya peserta tadi malam. Dalam pertemuan satu jam itu, Abraham Samad hadir.
Suara bulat: komisioner KPK adalah Bambang Widjojanto, Abraham Samad, Adnan Pandupraja, dan Zulkarnain. Dan Ketua KPK juga jatuh pada Abraham karena dianggap "orang luar yang bebas dari kelompok manapun."
Hasil ini sesuai dengan hasil voting lima jam berikutnya. Abraham menggeser posisi Busyro Muqoddas. Sementara Yunus Hussein dan Aryanto Sutadi yang dijagokan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kandas dalam voting. | TEMPO


0 komentar:
Posting Komentar