Geuredong Pase | Acehtraffic.com - Kolonel A. Rachim
Siregar, Danrem 011/Lilawangsa mengatakan,” Apabila pemilik senjata illegal tidak
mau menyerahkan senjatanya kepada aparat keamanan maka akan dilakukan operasi
senjata illegal demi menjaga perdamaian di Aceh”. Tegasnya. Rabu [7/12].
Hal tersebut di ucapkan Danrem 011/ Lilawangsa pada lokasi penembakan di PT. Satya Agung. "Apabila pengguna senjata illegal tidak mau menyerahkan senjatanya maka dalam waktu dekat kita akan gelar operasi senjata api illegal”. Ujar Kolonel A. Rachim Siregar.
Danrem berharap saat ini masyarakat tidak perlu takut dengan
peristiwa penembakan tersebut, Danrem juga berpesan kepada Pihak PT. Satya
Agung agar dapat memberikan stimulus kepada para pekerja agar merasa tenag dan
bisa kerja kembali seperti situasi normal.
TNI sepenuhnya
mendukung pihak Kepolisian dalam mengungkap pelaku penembakan tersebut. Usaha
untuk mencari tahu siapa dibalik kasus ini sudah mulai mendekati sasaran. Cepat
atau lambat pelaku pemberondongan itu akan terungkap.
TNI siap mendukung polisi untuk mengatasi masalah ini dan
tidak ada penambahan kekuatan, dari TNI, akan tetapi hanya mensiagakan kekuatan
yang ada di Kodim dan Koramil.
"Mengenai kasus ini kita jangan
menduga-duga siapa pelaku penambakan itu. Perdamaian harus terus kita pelihara. Ucap Danrem.
Danrem juga menghimbau kepada para pekerja untuk kembali bekerja sebagaimana mestinya. TNI dan Polri akan terus memberikan pengamanan kepada para pekerja. | AT | AG


0 komentar:
Posting Komentar