News Update :

Central Informasi Pasar Modal Hadir di Aceh

Jumat, 02 Desember 2011

Banda Aceh | Acehtraffic.com - Gagah dan hebat bila bisa dimamfaatkan, kenpa   Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dulunya hanya ada di Jakarta,  hari ini resmi melebarkan sayapnya hingga ke Aceh dengan menghadirkan Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) di Aceh. PIPM terletak di Jalan T Imeum Lueng Bata No 84, Banda Aceh.

Direncanakan, nanti malam Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf akan meresmikan pembukaan PIPM di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh. Di tempat yang sama juga digelar forum calon investor, seminar ini gratis untuk umum bertema smart investing in capital market.

Kepala Divisi Penjualan BEI, Yoyok Isharsaya mengatakan, dengan hadirnya PIPM di Aceh maka informasi bisnis investasi di pasar modal akan lebih mudah diterima para calon investor Aceh yang akan menanamkan modalnya di pasar saham.

“BEI melebarkan sayapnya ke Aceh karena menilai Aceh potensial bagi prospek bisnis investasi pasar modal. Aceh potensial karena memiliki sumber daya alam yang besar seperti pertambangan dan perkebunan yang ketersediaannya masih sangat banyak. Potensi ini sangat mungkin ditangani oleh masyarakat lokal, yang kemudian pengelolaan keuntungannya dapat diinvestasikan di pasar modal,” kata Yoyok Isharsaya saat mengunjungi Mabes Harian Serambi Indonesia, Kamis (1/12).

Dari hasil survei, lanjut dia, saat ini di Aceh terjadi kebangkitan pertumbuhan ekonomi. kondisi ini dinilai sebagai peluang baik bagi prospek bisnis investasi pasar modal. Selain itu, pergeseran orientasi generasi muda Aceh yang lebih suka menjadi pengusaha dan tidak lagi berlomba-lomba jadi pegawai negeri sipil, juga menjadi perhatian pihak BEI.

Yoyok mengatakan, di Sumatera PIPM sudah hadir di empat provinsi yaitu Lampung, Pekan Baru, Padang, dan Medan. Melebarkan sayap sampai ke Aceh karena melihat sekarang tren anak muda yang memilih jadi pengusaha dari pada PNS semakin banyak.

“Kafe-kafe bermunculan, usaha kreatif yang digawangi anak muda juga tumbuh, mereka suka berinvestasi. Setelah melihat perubahan orientasi dari PNS jadi pengusaha ini kami memutuskan untuk hadir di Aceh,” imbuh Irmawati Amran, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT BEI.

Di Banda Aceh, sebut Irma sudah ada dua anggota bursa perusahaan sekuritas atau lebih dikenal dengan istilah broker. Kedua broker itu adalah BNI Securities dan Sinar Mas Sekuritas. “Bagi calon investor yang ingin mendapatkan informasi bagaimana menanamkan modal dengan membeli saham, bisa datang menemui sales dari ke dua broker. Mereka akan bisa ditemui di Kantor PIPM di Lueng Bata di Lantai I,” kata Irma.

Masyarakat atau calon investor yang berminat membeli saham, ujar dia, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan broker. “Calon investor bisa bertanya apa saja mengenai prospek perusahaan yang akan dibeli sahamnya. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak merugi akibat salah memilih perusahaan” ujarnya.

“Masyarakat di Aceh, tak perlu ragu jika ingin menginvestasikan dananya ke pasar modal. Bisnis pasar modal juga sudah mendapat registrasi syariah dari dari dewan syariah Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penerapan prinsip syariah dalam mekanisme perdagangan efek bersifat ekuitas di pasar reguler bursa efek,” kata Kepala Divisi Jasa Kustodian Sentral BEI, Gus Rinaldi. | Serambi
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016