News Update :

Banjir di Filipina Tewaskan 436 orang

Sabtu, 17 Desember 2011

Jakarta | Acehtraffic.com  - Hujan lebat dan badai tropis melanda Filipina. Sungai-sungai meluap dan menyebabkan banjir yang membelah kota-kota yang berada di selatan Filipina. Banjir menerjang kota pada malam hari dan menewaskan setidaknya 436 jiwa. Beberapa mayat tampak hanyut ke laut.

Sekjen Palang Merah Filipina, Gwen Pang, mengatakan jumlah korban itu berdasarkan penghitungan yang dilakukan di berbagai rumah duka seperti dilansir news.com.au, Sabtu [17/12].


Gwen mengatakan, dari 436 jiwa, "215 orang meninggal di kota Cagayan de Oro, 144 orang di dekat kota Iligan, dan selebihnya merupakan korban dari berbagai kota di provinsi-provinsi bagian selatan dan tengah Filipina."


Sebagian besar korban yang tewas sedang tertidur lelap pada Jumat [16/12] malam ketika banjir menghantam rumah mereka. Banjir ini berasal dari sungai yang meluap dan menuruni lereng gunung setelah sebelumnya hujan lebat selama 12 jam mengguyur di wilayah selatan Pulau Mindanao.


"Banyak mayat di rumah duka yang tidak diklaim oleh pihak keluarga. Kemungkinan seluruh keluarga mereka juga telah tewas," kata Pang.


Sampai Sabtu [17/12] malam, jumlah orang hilang masih simpang-siur. Juru bicara kemiliteran Filipina, Letnan Kolonel Randolph Cabangbang mengatakan bahwa 250 orang dinyatakan hilang di kota Iligan.


Ribuan tentara dibantu oleh ratusan polisi setempat, tentara cadangan, petugas penjaga pantai, dan relawan sipil dimobilisasi untuk menyelamatkan masyarakat korban banjir. Mereka juga membersihkan puing-puing dan sampah sisa banjir yang menyebabkan banyak mobil terbalik dan menumbangkan pohon-pohon.| AT | DT |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016