
Meulaboh
| Acehtraffic.com - Sebagian masyarakat di Provinsi Aceh pengikut
tarekat Syattariah sabtu [5/11] pagi sudah melaksanakan shalat Idul Adha 1432 H
karena mengikuti jadwal penetapan 1 Syawal pada lebaran Idul Fitri 1432 H.
Pengemukan Komunitas Habib Muda Seunagan, Teuku
Raja Keumangan, yang dihubunggi dari Meulaboh, Sabtu mengatakan penjadwalan
shalat Id tersebut secara otomatis mengikuti hasil isbath atau rapat penetapan
pada bulan Ramadhan 1432 H.
"Dasar kita masih mengacu pada penetapan 1
Syawal 1432 H, kita dahulu satu hari lebih awal demikian halnya pada lebaran
Idul Adha komunitas Habib Muda Seunagan tetap terlebih awal
satu hari dari muslim lain," katanya.
satu hari dari muslim lain," katanya.
Ia mengatakan sejak Jum'at [4/11] malam pengikut
Habib Muda Seunagan sudah mengelar takbir baik dimesjid-mesjid, Surau bahkan
takbir keliling serangkaian berdo'a sampai pagi hari untuk kedamaian Aceh
disuasanan lebaran Idul Adha 1432 H.
Katanya yang bertindak sebagai khatib sekaligus
imam shalat hari raya yang dipusatkan di mesjid tua Abu Habib Muda Kecamatan
Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya adalah mantan Kepala Dinas Syariat Islam
Kabupaten Nagan Raya H.Said Hamazali.
Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Nagan Raya
itu menambahkan ritual keagamaan lainnya seperti biasa komunitas ini juga
melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang sejak beberapa hari lalu sudah
disiapkan untuk dibagikan kepada fakir miskin di kawasan itu.
Cucu kandung [alm] Habib Muda Seunagan ini
mengatakan shalat hari raya Idul Adha 1432 H hari itu juga serentak
dilaksanakan di Kabupaten wilayah Pantai Barat Aceh, wilayah Utara Aceh dan
Selatan Aceh.
"Kalau diprovinsi Aceh semua pengikut Habib
Muda Seunagan melaksanakan shalat Id hari ini, kemungkinan besar juga shalat Id
dilaksanakan di sebagian wilayah Indonesia lainya bahkan
di negara lain juga ada yang berfaham sama dengan kita," sebutnya.
di negara lain juga ada yang berfaham sama dengan kita," sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan kepercayaan komunitas ini
beralasan kuat dengan perolehan penghargaan guru mereka Habib Muda Seunagan
sebagai Tokoh Ulama dan diakui NKRI. Bahkan presiden SBY sendiri
sudah memberikan penghargaan itu melalui Gubernur Aceh Irwandi yusuf dan
diterima langsung olehnya.
Pria yang kerab disapa TRK ini, mengatakan,
ritual keagamaan demikian sudah 250 tahun silam dilakoni oleh seluruh anak
didik Habib Muda yang tersebar di Aceh bahkan dipenjuru dunia walaupun hanya sedikit.
"Kita berharap di hari lebaran Idul Adha
1432 H perdamaian Aceh terus terjaga menyongsong pemilukada yang sedang kita
hadapi, ini adalah do'a kami sejak tadi malam sampai pagi," pungkasnya.| AT | AG | ANT |

0 komentar:
Posting Komentar