Langkat | Acehtraffic.com - Ditengah gencar-gencarnya Negara ini memberantas segala bentuk jenis kejahatan, pemerasan, korupsi, namun para petugas UPPKB Timbangan Gebang Kabupaten Langkat Sumatera Utara ini tetap dengan modusnya.
Bahkan tambah berani, oleh karena upeti disegala penjuru terlihat jelas di Jalinsum setiap mobil truck dengan syarat muatan melintas dijembatan timbang ini wajib bayar tanpa terkecuali, bahkan kalau lebih tonase berapa saja tonnya sesuai perda dikenakan petugas 20 ribu hingga 30 ribu perton dendanya.
Tak jarang pula orang-orang truck kehabisan uang makan hingga jembatan timbang Gebang Langkat Sumatra Utara ini berubah fungsi dijadikan oleh kepala timbangan tersebut menjadi lumbung duit. Kedua oknum ini [kepala timbangan dan wakilnya] berubah menjadi pengusaha sawit dengan memakai tenaga preman untuk mengkondisikan kepada setiap tamu yang datang.
Menurut sumber tepercaya yang tidak bersedia disebut indentitasnya mengatakan, Wakil kepala timangan Gebang selalu mematok setoran meminta kepada pengusaha angkutan sebesar 5 juta perbulan dalam satu ruck agar memuluskan ditimbangan, lain lagi disetiap truck melintasi timbangan hal ini sudah berjalan sejak lama.
Seiring itu pula setiap oknum apapun yang datang ke timbangan diberi uang minyak yang berpariasi bahkan jatah bulanan ke sagala penjuru. Ketika Acehtraffic.com hendak konfirmasi hal ini kepala timbangan tidak berada ditempat
Menurut hasil patauan kami, fungsi timbangan sebagai alat control atau pengawasan terhadap kendaraan truck yang membawa lebih muatan yang dapat berakibat pada kerusakan jalan dan jembatan serta kecelakaan lalu lintas, itu berubah fungsi menjadi lumbung duit si pengelola yang tak pernah tersentuh hukum.
Selasa [8/11] Kepala timbangan gebang mengirim pesan singkat kepada seluruh sopir truck dan pengusahanya yang kebanyakan dari Aceh agar tidak melintas dengan muatan yang berlebihan, karena ada pemeriksaan.
Pesan singkat yang dikirim oleh genk preman Barat Jaya tersebut berisi "Bg, tanggal 9/11/2011, hari rabu, besok mobil ngak bisa lebih muatan, kalau lebih mobil disuruh balik, karena ada pemeriksaan di timbangan gebang untuk sementara, terimakasih Barata Jaya"
Pada Rabu [9/11] sebelum masuk timbangan beberapa pemuda berpakaian preman siaga ditengah jalan untuk memeriksa berat muatan, truck yang bermuatan berlebihan diminta untuk pulang. | AT | YD
Berikut Video aksi pemerasan di timbangan perbatasan Aceh dan Gebang

0 komentar:
Posting Komentar