
Jakarta | Acehtraffic.com - Sebuah bom kembali meledak di Ambon Senin [21/11] dini hari. Bom tersebut diduga untuk aksi provokasi.
"Itu trik dari para provokator untuk memancing keributan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di kantornya Jalan Trunojoyo, Senin [21/11].
Saud mengatakan bom tersebut meledak pukul 00.30 WIB di rumah seorang warga di Karang Panjang, Ambon.
Bom tersebut dilemparkan oleh dua orang yang naik sepeda motor.
"Lalu pelaku langsung melarikan diri," imbuhnya.
Dari peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah menyita barang bukti berupa pipa besi berdiameter 5 cm, panjang 20 cm.
Polisi juga sudah memeriksa tiga orang saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.
"Jadi mereka melihat persis, sedangkan pelakunya langsung melarikan diri," paparnya.
Menurut Saud, pelaku membuat bom dari sisa-sisa bom perang dunia kedua. Kemudian mereka menambahkan dengan zat kimia yang diracik kembali.
"Dan juga mereka bisa mengolah sendiri. Membeli zat-zat kimia yang bisa meledak, itu mereka rakit sendiri," jelas Saud.
Meski begitu bom tersebut menurut Saud berdaya ledak rendah. Masyarakat sekitar sudah tidak lagi terpancing dengan ledakan seperti ini karena menganggap sebagai ulah provokator yang memancing keributan.
"Mereka sudah tau bahwa ini ulah provokator," tuturnya.| AT | DT |

0 komentar:
Posting Komentar