
Banda Aceh -- Seorang kepala desa atau "geuchik" di Kota Banda Aceh mencalonkan diri sebagai wakil wali kota lewat jalur perseorangan. Tgk Alamsyah, Geuchik Lamteumen Barat, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, mencalonkan diri berpasangan dengan T Irwan Johan. Pasangan ini menyerahkan berkas pencalonan ke Komisi Independen Pemilihan [KIP] Kota Banda Aceh di Banda Aceh, Senin [3/10/2011]
"Saya mencalonkan diri bersama T Irwan Johan karena terpanggil ingin menyejahterakan masyarakat Kota Banda Aceh yang selama ini termarginalkan," katanya.
Selain itu, kata dia, kalau nanti terpilih bersama T Irwan Johan sebagai wali kota, dirinya ingin membangun kualitas hidup masyarakat Kota Banda Aceh. "Pembangunan fisik di Kota Banda Aceh sudah cukup maju. Namun, kemajuan itu tidak mampu dibarengi dengan kualitas hidup masyarakat, terutama yang berada di pinggiran kota," katanya.
Selain kepala desa, Tgk Alamsyah juga pernah menjadi juara MTQ Nasional pada 1996, sedangkan T Irwan Johan merupakan pengusaha muda yang menggeluti usaha konstruksi dan media massa.
Sebelum menyerahkan berkas pencalonan ke Sekretariat KIP Kota Banda Aceh, pasangan ini terlebih dahulu berkonvoi dengan becak mengeliling ibu kota Provinsi Aceh tersebut.
Sementara, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalonan KIP Kota Banda Aceh mengatakan, kendati pasangan ini sudah menyerahkan berkas pencalonannya, namun ada beberapa syarat yang belum mereka lengkapi. "Batas waktu melengkapi persyaratan ini hingga 11 November 2011, termasuk perbaikan syarat dukungan calon perseorangan pasangan ini," kata dia.
Menurut dia, pasangan T Irwan Johan dan Tgk Alamsyah harus memperbaiki syarat sebanyak 2.972 dukungan. Dukungan itu berupa fotokopi kartu tanda penduduk [KTP] serta surat pernyataan dukungan yang dibubuhi meterai Rp6.000.
"Jika sampai batas waktu yang ditetapkan tidak bisa melengkapi persyaratan tersebut, maka KIP langsung menggugurkan pasangan ini dari pencalonan," tegas Azhari. |AT/Yd/Ant

0 komentar:
Posting Komentar