News Update :

Polisi: Mau Naik Pangkat, Harus Ngutip Untuk Bayar Miss Universe

Senin, 03 Oktober 2011



Bandung | Acehtraffic.com -- Diundangnya Miss Universe 2011 Leila Lopez pada malam amal HUT Bhayangkari Polda Jabar pada 11 Oktober mendatang menuai protes. Pengamat Hukum Universitas Padjadjaran Yesmil Anwar menilai hal itu tidak patut karena tidak akan membuat citra polisi menjadi baik. Malah sebaliknya, langkah para ibu bhayangkari itu dinilai akan menggerogoti citra polisi.

"Kalau ini menurut saya bukan membangun kultur yang baik buat polisi, malah akan menggerogoti citra polisi. Urgentnya apa undang miss universe? Kalau katanya untuk perlihatkan budaya Jabar, itu baik. Tapi tidak pada waktu dan lembaga yang tepat," ujar Yesmil saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin [3/10/2011].

Menurutnya jika dilakukan oleh sebuah perusahaan swasta seperti factory outlet, itu jelas ada kepentingan yang kuat, yaitu bisnis. "Ini dilakukan oleh bhayangkari yang notabene mereka adalah tiang polisi. Langkah mereka menjadi citra bagi suami mereka, yang tiada lain polisi," katanya.

Soal kabar adanya penggalangan dana dari perwira menengah, Yesmil mengaku tak aneh dengan kegiatan itu. Menurutnya prilaku tersebut sudah familiar di kepolisian. "Sudah jadi rahasia umum kalau mau naik pangkat harus ngutip," katanya.

Yesmil juga memandang telah terjadi penyalahgunaan wewenang terkait kedatangan miss universe ke Polda Jabar. Terlebih diketahui jika Ketua Bhayangkari yang tak lain istri Kapolda Jabar Coreta Putu Bayuseno merupakan Komisaris Utama PT Viseta Global Utama, yang merupakan event organizer miss universe di Polda Jabar.

"Ini jelas garis komando. Istri kapolda jadi komisaris, ya artinya garis komando kapolda kekomisarisan istrinya. Kalau ada istilah udang di balik batu, ini udangnya besar, batunya kecil, jadi kelihatan sekali ujungnya. Oh ibu kapolda komisarisnya toh," sindirnya.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016