
Tripoli | Acehtraffic.com - Pihak North Atlantic Treaty Organization [NATO] memastikan bahwa misi mereka di Libya akan berakhir pada 31 Oktober mendatang.
Keputusan ini menandakan berakhirnya misi NATO di Libya yang sudah berjalan selama tujuh bulan. Kesepakatan tersebut diambil setelah dilakukannya pertemuan antara perwakilan NATO di Brussels, Belgia hari ini.
"Dengan suara penuh, kami sepakat untuk mengakhiri misi di Libya di pada 31 Oktober mendatang," ungkap seorang perwakilan NATO seperti dikutip Associated Press, Jumat [28/10].
Pekan lalu NATO sebenarnya sudah mengambil keputusan mengenai misi mereka di Libya. Keputusan ini disepakati setelah Pakta Pertahanan Atlantik Utara tersebut menilai warga sipil Libya saat ini sudah relatif aman usai kematian Khadafi dan kejatuhan Sirte.
Keputusan formal penghentian misi NATO diambil hari ini setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa [DK PBB], secara penuh memilih untuk mengakhiri mandat operasi militer di Libya tepat pada pukul 11:59 waktu setempat, 31 Oktober mendatang.
Selama operasi yang berlansung selama tujuh bulan, pesawat tempur NATO sudah terbang lebih dari 26 ribu kali. Mereka telah membombardir sekira enam ribu target sejak misi dimulai Maret lalu.
Kematian Khadafi tentunya dianggap sebagai keberhasilan bagi NATO. Mereka telah membantu pihak Dewan Transisi Nasional [NTC] menang melawan pasukan loyalis Khadafi. | AT | Yd | Okz

0 komentar:
Posting Komentar