News Update :

Dua Mahasiswa Memar, Sepmor Dirusak, Hamas Lanjutkan Aksi Besok

Kamis, 13 Oktober 2011



Banda Aceh | Acehtraffic.com -- Setelah Dua mahasiswa Aceh Selatan yang yang dipukul petugas kemanan saat mereka menggelar aksi protes terhadap izin pertambangan di Aceh Selatan, kini menjalani oname di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh, dan satu unit sepeda motor Mio milik mahasiswa di rusak petugas kemanan.

"Kawan kami 2 orang sudah masuk rumah sakit, lalu ada satu unit motor mio di rusak petugas," kata koordinator aksi Basir, Rabu [12/10].

Menurut Basyir dari Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan [HAMAS], kejadian itu berlangsung dipenghujung aksi ketika korban mau membacakan pernyataan sikap untuk gubernur Aceh Irwandi Yusuf, tiba-tiba salah seorang pendemo di tarik petugas ke dalam dan digebuk. "Selepas itu kami bentrok dengan petugas, sehingga bertambah Fajar Ilham, lengannya retak tulang dan larikan ke tukang kusuk," kata Basyir.

Sementara, Kafrawi,pendemo yang dipukul petugas terlihat lemas dan mengerang kesakitan. Kondisi tubuhnya memar, juga di bagian kepala, pipi, siku dan dada. "Masih sakit di bagian dada dan kepala," kata kafrawi setelah di rotgen di bagian kepala dan dada yang terkena hantaman sepatu dan tinju petugas.

Tidaklama dari peristiwa itu, kata Basyir, Gubernuh Aceh Irwandi Yusuf siap bertemu dengan mahasiswa selama 10 menit di ruangan gubernur, tetapi ditolak mahasiswa karena mereka harus mengurus rekan-rekannya yang dipukul petugas.

Sementara keterangan Dokter menyebutkan pasien pemukulan harus istirahat selama 2 jam, dan apabila dalam 2 jam terjadi tanda-tanda ganguan dalam, maka pasien harus di rawat intensif. Basir menegaskan, Himpunan Mahasiswa Aceh selatan [HAMAS] akan melanjutkan aksi besok,kamis [13/10]. |AT/Yd/AP
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016