News Update :

Banjir Tenggelamkan Masyarakat Marginal Exxon Mobil

Jumat, 14 Oktober 2011




Aceh Utara | Acehtraffic.com -- Akibat dari meluapnya Krueng Pirak, menyebabkan delapan gampong di dua kecamatan di Kabupaten Aceh Utara menjadi banjir. Jumat [14/10] banjir tersebut sudah terjadi sejak hari Kamis [13/10] sekitar pukul 05.00 WIB. 

Ketinggian genangan bervariasi antara 50 centimeter hingga 1,5 meter, pantauan Acehtraffic.com, ketinggian air dilintasan jalan Exxon Mobil mencapai 1,5 meter dan hanya bisa dilintasi dengan menggunakan rakit. Sehingga banyak warga yang menaikkan kenderaannya, seperti sepeda dan sepeda motor kerakit yang telah disediakan oleh warga setempat.

Ada delapan gampong yang terendam banjir, yaitu gampong Leubok, Beuracan, Tanjong, Tanjong Tgk Ali dan Meunasah Pante Pirak di Kecamatan Matangkuli. Sedangkan di Kecamatan Pirak Timu meliputi gampong Alue Bungkoh, Meunje Tujoh dan Tanjong Serkui. titik banjir terparah terjadi di Desa Leubok yang ikut mengenangi 34 unit rumah warga.

Keuchik Gampong Pante Pirak kepada Acehtraffic.com mengatakan bahwa “Tadi pagi skitar jam 11.00 wib air sudah kering dan tidak terjadi banjir lagi, namun kemarin [kamis, 13/10] yang terjadi genangan air di gampong kami”. Ujar M. Ali

Ia juga menambahkan, “Kemarin [kamis, 13/10] rumah-rumah penduduk yang ada di gampong Pante Pirak tergenang semua, namun tidak ada warga yang mengungsi karena pada sore hari air sudah mulai surut”. Ucapnya

Warga setempat berharap, agar pemerintahan Aceh Utara menyikapi secara serius terhadap banjir yang terjadi di daerah itu, karena setiap tahunnya masyarakat yang berada di kawasan Exxon Mobil selalu mendapatkan musibah banjir.
terkait hal ini, Wakil Komisi D DPRK Aceh Utara yang dihubungi Acehtraffic.com melalui telefon seluler mengatakan bahwa “Saat ini Pemerintah Aceh Utara, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat masih belum peka terhadap musibah banjir ini”. Ujar Tgk. Abdul Hadi Zainal Abidin.

Ia juga berharap kedepannya kondisi seperti itu jang terunlang kembali, karena sudah setiap tahunnya masyarakat Aceh Utara yang berada di kawasan Matang Kuli dan sekitarnya selalu terkena musibah banjir.

“Kami juga akan terus mendasak Pemerintah Aceh Utara untuk membuat tanggul agar bisa menahan luapan air dari krueng Pirak dan tidak akan menenggelamkan gampong yang berada di sekitar krueng Pirak”. Ucapnya.|AT/Ag/Yd
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016