Medan | Acehtraffiuc.com- Kepala Polda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Wisjnu Amat Sastro memerintahkan empat kepolisian resor membantu pencarian pesawat berbadan kecil, Cassa 212 - 200 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pesawat yang hilang kontak tadi pagi itu mengangkut 14 penumpang dan empat orang kru.
“Sudah diperintahkan polisi mencari di kawasan Gunung Leuser sesuai informasi kemungkinan lokasi jatuhnya pesawat nahas itu,” kata juru bicara Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Raden Heru Prakoso, kepada Tempo, Kamis, 29 September 2011.
Keempat polres itu adalah Polres Langkat, Polres Karo, Polres Dairi, dan Polres Pakpak Bharat.
Kepala Polisi Resor Langkat Ajun Komisaris Besar Mardiyono mengirim 20 polisi ke Desa Gunung Kapur, Bahorok, Langkat. “Warga memberi tahu satu pesawat kecil jatuh menukik di Desa Gunung Kapur, Bahorok. Kami sedang dalam perjalanan ke desa tersebut,” kata Mardiono kepada Tempo melalui telepon seluler, Kamis, 29 September 2011.
Mardiono mengatakan pesawat Cassa 200 yang terbang dari Bandara Polonia tadi pagi jatuh di Desa Gunung Kapur. “Informasi awal jenis pesawat yang ditemukan warga persis seperti informasi yang kami terima dari Bandara Polonia Medan,” ujar Mardiyono
Kepala Seksi Operasional Badan Search And Rescue (SAR) Nasional di Medan, Suhri Sinaga, mengatakan pesawat nahas itu kemungkinan jatuh pada titik koordinat 03.24 North (utara) dan 098.01 East (timur), sekitar 260 derajat dari Kota Medan.
Pesawat Cassa 212 - 200 dengan nomor PK-TLF milik maskapai Nusantara Buana Airlines tersebut bertolak dari Bandar Udara Polonia, Medan, pagi tadi pukul 07.28 WIB dengan tujuan Bandar Udara Alas Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara Kutacane, . "Jika perjalanan lancar, seharusnya pesawat kecil itu tiba di Kutacane pukul 07.58 WIB," kata Suhri. |AT/TI/RD
“Sudah diperintahkan polisi mencari di kawasan Gunung Leuser sesuai informasi kemungkinan lokasi jatuhnya pesawat nahas itu,” kata juru bicara Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Raden Heru Prakoso, kepada Tempo, Kamis, 29 September 2011.
Keempat polres itu adalah Polres Langkat, Polres Karo, Polres Dairi, dan Polres Pakpak Bharat.
Kepala Polisi Resor Langkat Ajun Komisaris Besar Mardiyono mengirim 20 polisi ke Desa Gunung Kapur, Bahorok, Langkat. “Warga memberi tahu satu pesawat kecil jatuh menukik di Desa Gunung Kapur, Bahorok. Kami sedang dalam perjalanan ke desa tersebut,” kata Mardiono kepada Tempo melalui telepon seluler, Kamis, 29 September 2011.
Mardiono mengatakan pesawat Cassa 200 yang terbang dari Bandara Polonia tadi pagi jatuh di Desa Gunung Kapur. “Informasi awal jenis pesawat yang ditemukan warga persis seperti informasi yang kami terima dari Bandara Polonia Medan,” ujar Mardiyono
Kepala Seksi Operasional Badan Search And Rescue (SAR) Nasional di Medan, Suhri Sinaga, mengatakan pesawat nahas itu kemungkinan jatuh pada titik koordinat 03.24 North (utara) dan 098.01 East (timur), sekitar 260 derajat dari Kota Medan.
Pesawat Cassa 212 - 200 dengan nomor PK-TLF milik maskapai Nusantara Buana Airlines tersebut bertolak dari Bandar Udara Polonia, Medan, pagi tadi pukul 07.28 WIB dengan tujuan Bandar Udara Alas Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara Kutacane, . "Jika perjalanan lancar, seharusnya pesawat kecil itu tiba di Kutacane pukul 07.58 WIB," kata Suhri. |AT/TI/RD


0 komentar:
Posting Komentar