
Banda Aceh| acehtraffic.com- Ketua Partai Demokrat Aceh Mawardy Nurdin mengatakan, pihaknya belum menentukan siapa calon gubernur yang akan diusung pada pemilihan kepala daerah [pilkada] 2011. "Hingga kini kami belum memutuskan siapa. Calonnya juga belum ada. Keputusan ini akan disampaikan setelah ada kepastian jadwal pilkada," kata Mawardy di Banda Aceh, Kamis [22/9/2011]
Menyangkut dua calon, Muhammad Nazar yang kini menjabat Wakil Gubernur Aceh dan Tarmizi A Karim, mantan Bupati Aceh Utara, yang disebut bakal diusung, Mawardy membantahnya.
"Itu tidak benar. Calon gubernur dari Partai Demokrat belum ada. Dua nama itu hanya menurut Pak Nova," kata Mawardy. Pak Nova yang dimaksud Mawardy adalah Nova Iriansyah, anggota DPR dari Partai Demokrat asal daerah pemilihan Aceh.
Ia kembali menegaskan, pihaknya tidak pernah mengusulkan dua nama tersebut. Hanya saja, kedua nama itu masuk dalam survei Partai Demokrat sebelumnya.
Menurut dia, hasil survei calon kepala gubernur dari Partai Demokrat, diurutan pertama Irwandi Yusuf, yang kini menjabat Gubernur Aceh periode 2007-2012.
Diurutan selanjutnya ada nama Muhammad Nazar, Tarmizi A Karim, Farhan Hamid yang juga Wakil Ketua MPR serta sejumlah nama lainnya, katanya.
"Mungkin, Pak Nova menyebut dua nama itu berdasarkan hasil survei tersebut. Tapi, penentuan calon tidak hanya elektabilitas saja yang dilihat," sebut Mawardy yang juga Wali Kota Banda Aceh.
Ia mengatakan, penentuan calon gubernur dari Partai Demokrat merupakan wewenang majelis tinggi partai. Namun, majelis tinggi juga belum memutuskan siapa calon yang akan diusung.
Mengenai calon wakil gubernur, Mawardy mengatakan, nama yang akan diajukan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan calon gubernurnya.
"Kalau nantinya calon gubernur yang diusung memilih kader Partai Demokrat, kami siap mengajukannya. Tapi, kalau dari partai lain, kami juga siap mengusung asal visi dan misinya sama," kata Mawardy Nurdin.
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur tersebut direncanakan digelar serentak dengan pilkada 13 bupati dan empat wali kota beserta wakilnya dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Namun hingga kini, Komisi Independen Pemilihan [KIP] Provinsi Aceh belum menetapkan jadwal pemungutan suara. Hanya saja, penyelenggara pilkada tersebut merencanakan pemungutan suara dilakukan pekan ketiga Desember 2011. |AT/Yd/Antara

0 komentar:
Posting Komentar