Sumatera Utara | Acehtraffic.com - Pesawat Cassa 212-200 yang jatuh di pegunungan
Bahorok, telah ditemukan tim SAR gabungan. Kondisinya terlihat tidak terlalu
parah.
Dari pantauan tim SAR diatas helikopter, body pesawat terlihat utuh,
namun moncong pesawat mengalami kerusakan akibat menghantam tanah.
Berangkat dengan tiga helikopter milik tim SAR,
ketika dilihat dari atas, tak terlihat sama sekali tanda-tanda kehidupan di
sekitar bangkai pesawat.
Namun, hingga saat ini tim SAR masih belum bisa
memastikan apakah seluruh penumpang 18 orang itu masih hidup atau tidak.
“Ketika dilihat dari atas, tidak ada tim yang
melihat penumpang di luar pesawat. Dan, sampai sejauh ini, saya tidak bisa
mengatakan ada kehidupan atau tidak,” kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal
Muda Daryatmo, Jumat [30/9/2011]
Untuk bisa memastikan langsung dengan cara turun
ke lokasi kejadian, tim SAR menemui kendala. Saat itu, ketika tim SAR hedak
memastikan kondisi penumpang pesawat Cassa 212-200 milik maskapai Nusantara
Buana Air [NBA], cuaca sangat buruk sehingga tidak memungkinkan untuk turun ke
lokasi kejadian.
Menurut Daryatmo, posisi pesawat diketahui berada
pada ketinggian sekitar 5.000 kaki. Posisi pesawat berada di medan yang sangat
sulit dijangkau. Berada di tebing curam nan terjal. Tim evakuasi yang dikirim
lewat darat juga kesulitan menuju lokasi jatuhnya pesawat.|AT/lintasindonesia.com


0 komentar:
Posting Komentar