Medan | Acehtraffic.com - Tim Search And Rescue (SAR) penyelematan penumpang Cassa 212-200 yang jatuh di kawasan hutan Gunung Kapur, Langkat, Sumatera Utara, masih menghadapi sejumlah kendala. Kendati sudah mendapati posisi pesawat, evakuasi korban belum bisa dilakukan.
"Karena angin kencang dan lebatnya hutan," kata anggota Pasukan Khas TNI Angkatan Udara Kapten Fajar, Jumat 30 September 2011.
Tim SAR sudah menemukan posisi pesawat yang jatuh pada Kamis pagi itu. Posisi bangkai pesawat di atas gunung daerah Sekelam Hulu, Bahorok. “Kokpit pesawat terlihat hancur dan terperosok dekat tebing terjal. Kami tidak bisa turun ke lokasi karena kondisi medan dikelilingi hutan lebat,” kata Fajar.
Menurut Fajar, tim SAR tidak bisa memastikan kondisi korban karena tidak bisa turun ke bangkai pesawat akibat angin kencang dan pohon setinggi 30 meter. "Meski regu penolong berusaha raffling (turun dengan tali) dari helikopter jenis Ranger 206, embusan angin menghambat gerakan raffling,” ujar Kapten Fajar.
Untuk mempercepat pertolongan terhadap korban, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Utara berkoordinasi dengan Rumah Sakit Adam Malik Medan. Menurut Komisaris Polisi Jauhari Ginting dari tim DVI, jika malam ini ada korban yang ditemukan, langsung dilakukan identifikasi fisik. “Mudah-mudahan identifikasi korban tidak memakan waktu lama,” kata Jauhari.
Cassa 212 - 200 dengan nomor PK-TLF merupakan milik maskapai PT Nusantara Buana Air. Bangkai pesawat, menurut Kepala Cabang Nusantara Buana Air di Medan, Zulkifli, berada di kawasan pegunungan Sekelam Hulu, Bahorok. Tepatnya di Bukit Katak, Desa Gunung Kapur, Bahorok.
Rumah Sakit Pusat Adam Malik Medan saat ini bersiap menerima kedatangan korban. Seluruh dokter bedah sudah siap sejak pagi tadi. “Tadi sudah saya perintahkan semua dokter bedah tidak diperkenankan meninggalkan rumah sakit,” kata dokter Azwan Hakmi Lubis, Direktur Utama RS Adam Malik.
Selain menyiapkan dokter bedah, kata Azwan, rumah sakit juga menyiapkan petugas di Instalasi Jenazah yang akan menerima korban tewas. “Dalam skenario evakuasi, rumah sakit adalah bagian terakhir penerima korban,” ujar Azwan Lubis. Jika korban Cassa 212 – 200 yang jatuh dibawa ke RS Adam Malik, Azwan memastikan seluruh struktur organisasi yang menangani korban akan segera bekerja.|AT/TI/RD
Tim SAR sudah menemukan posisi pesawat yang jatuh pada Kamis pagi itu. Posisi bangkai pesawat di atas gunung daerah Sekelam Hulu, Bahorok. “Kokpit pesawat terlihat hancur dan terperosok dekat tebing terjal. Kami tidak bisa turun ke lokasi karena kondisi medan dikelilingi hutan lebat,” kata Fajar.
Menurut Fajar, tim SAR tidak bisa memastikan kondisi korban karena tidak bisa turun ke bangkai pesawat akibat angin kencang dan pohon setinggi 30 meter. "Meski regu penolong berusaha raffling (turun dengan tali) dari helikopter jenis Ranger 206, embusan angin menghambat gerakan raffling,” ujar Kapten Fajar.
Untuk mempercepat pertolongan terhadap korban, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Utara berkoordinasi dengan Rumah Sakit Adam Malik Medan. Menurut Komisaris Polisi Jauhari Ginting dari tim DVI, jika malam ini ada korban yang ditemukan, langsung dilakukan identifikasi fisik. “Mudah-mudahan identifikasi korban tidak memakan waktu lama,” kata Jauhari.
Cassa 212 - 200 dengan nomor PK-TLF merupakan milik maskapai PT Nusantara Buana Air. Bangkai pesawat, menurut Kepala Cabang Nusantara Buana Air di Medan, Zulkifli, berada di kawasan pegunungan Sekelam Hulu, Bahorok. Tepatnya di Bukit Katak, Desa Gunung Kapur, Bahorok.
Rumah Sakit Pusat Adam Malik Medan saat ini bersiap menerima kedatangan korban. Seluruh dokter bedah sudah siap sejak pagi tadi. “Tadi sudah saya perintahkan semua dokter bedah tidak diperkenankan meninggalkan rumah sakit,” kata dokter Azwan Hakmi Lubis, Direktur Utama RS Adam Malik.
Selain menyiapkan dokter bedah, kata Azwan, rumah sakit juga menyiapkan petugas di Instalasi Jenazah yang akan menerima korban tewas. “Dalam skenario evakuasi, rumah sakit adalah bagian terakhir penerima korban,” ujar Azwan Lubis. Jika korban Cassa 212 – 200 yang jatuh dibawa ke RS Adam Malik, Azwan memastikan seluruh struktur organisasi yang menangani korban akan segera bekerja.|AT/TI/RD


0 komentar:
Posting Komentar