News Update :

Ketua PMI Bireuen Serobot Bantuan Korban Bencana

Minggu, 25 September 2011


BIREUEN | acehtraffic.com – Agar terkesan pak ketua PMI Bireuen peduli terhadap nasib relawan, tak heran salah satu aplikasinya dengan cara membagikan tunjangan hari raya [THR]. Minggu [25/9]

Pada lebaran Idul Fitri lalu, relawan yang bermarkas di Cabang mendapat 1 kg gula, 1 sirup pohon pinang dan satu lembar kain sarung yang diambil dari paket bantuan bencana.

Berdasarkan keterangan Sumber The Acehtraffic.com menyebutkan Pak Ketua PMI Bireuen itu, mengambil kain sarung yang sebenarnya jatah  korban bencana dijadikan paket lebaran untuk relawan, sementara sisa paket korban bencana berupa sabun, panci, sikat gigi, pasta gigi, di duga  dibawa pulang kerumah ketua.  “THR dibagikan untuk 27 relawan, namun anehnya kok jatah korban bencana yang di ambil,” Ujar seoarang relawan

Relawan sempat protes dengan kebijakan itu,  mereka merasa tidak dihargai sama sekali dengan pemberian kain tersebut, “ itu bukan hak kita, itu hak orang yang terkena bencana , kita harus kembalikan itu!”. Tambah  relawan

Mengutip tanggapan, Murdani SE, ketua PMI Cabang Bireuen Jumat (23/9) sebgaimana di lansir koran harian Aceh mengatakan, persoalan tudingan terhadap nya, terlalu kecil dibanding sejumlah masalah lainnya yang harus dibenahi di PMI Bireuen. “Kepada yang melaporkan silakan datang ke kantor PMI untuk melihat apa yang sedang kami bangun,” katanya.


Dia mengatakan, media boleh saja mengekspos berita untuk membangun PMI, tetapi kalau untuk memojokkan PMI Bireuen dan pengurusnya tolong tunggu dulu. “Jangan ada lagi ekses Muscab merembes hingga sekarang, kami pun baru enam bulan bertugas,” kata Murdani yang juga anggota DPRK Bireuen itu. 


Sejumlah kalangan di Kabupaten Bireuen menilai PMI dibawah kepemimpinan Murdani,SE yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan [PPP] Bireuen itu terlihat semakin hari semakin aneh, ada pihak yang memprediksikan, jika barang yang di liat bermotif ekonomi semua di “Olah” mungkin “karena dia Sarjana ekonomi”. Weleh…welehhh……[AT/Rd]
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016