BIREUEN
| acehtraffic.com – Agar terkesan pak ketua PMI Bireuen peduli terhadap nasib
relawan, tak heran salah satu aplikasinya dengan cara membagikan tunjangan hari
raya [THR]. Minggu [25/9]
Pada lebaran Idul Fitri lalu, relawan yang bermarkas di Cabang
mendapat 1 kg gula, 1 sirup pohon pinang dan satu lembar kain sarung yang
diambil dari paket bantuan bencana.
Berdasarkan
keterangan Sumber The Acehtraffic.com menyebutkan Pak Ketua PMI Bireuen itu,
mengambil kain sarung yang sebenarnya jatah korban bencana dijadikan paket lebaran untuk
relawan, sementara sisa paket korban bencana berupa sabun, panci, sikat gigi, pasta
gigi, di duga dibawa pulang kerumah
ketua. “THR dibagikan untuk 27 relawan,
namun anehnya kok jatah korban bencana yang di ambil,” Ujar seoarang relawan
Relawan
sempat protes dengan kebijakan itu,
mereka merasa tidak dihargai sama sekali dengan pemberian kain tersebut,
“ itu bukan hak kita, itu hak orang yang terkena bencana , kita harus kembalikan
itu!”. Tambah relawan
Mengutip
tanggapan, Murdani SE, ketua PMI Cabang Bireuen Jumat (23/9) sebgaimana di
lansir koran harian Aceh mengatakan, persoalan tudingan terhadap nya, terlalu
kecil dibanding sejumlah masalah lainnya yang harus dibenahi di PMI Bireuen.
“Kepada yang melaporkan silakan datang ke kantor PMI untuk melihat apa yang
sedang kami bangun,” katanya.
Dia
mengatakan, media boleh saja mengekspos berita untuk membangun PMI, tetapi
kalau untuk memojokkan PMI Bireuen dan pengurusnya tolong tunggu dulu. “Jangan
ada lagi ekses Muscab merembes hingga sekarang, kami pun baru enam bulan
bertugas,” kata Murdani yang juga anggota DPRK Bireuen itu.
Sejumlah
kalangan di Kabupaten Bireuen menilai PMI dibawah kepemimpinan Murdani,SE yang
juga politisi Partai Persatuan Pembangunan [PPP] Bireuen itu terlihat semakin
hari semakin aneh, ada pihak yang memprediksikan, jika barang yang di liat
bermotif ekonomi semua di “Olah” mungkin “karena dia Sarjana ekonomi”. Weleh…welehhh……[AT/Rd]


0 komentar:
Posting Komentar